“Dalam penganggaran, kita pastikan alokasi untuk OPD mitra itu efektif, efisien, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Semua fungsi kedewanan itu saling berkaitan; pengawasan, legislasi, dan penganggaran harus berjalan seimbang,” jelas Anas.
Sebagai Sekretaris Komisi, Anas kini memegang tanggung jawab administratif dan koordinatif yang krusial, mulai dari penyusunan agenda hingga memastikan rekomendasi dewan ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Surabaya. Ia pun berkomitmen untuk mempertahankan tren positif yang sudah berjalan. “Melanjutkan hal-hal yang baik,” imbuhnya singkat.
Dengan formasi baru ini, Komisi A DPRD Surabaya diharapkan mampu meningkatkan fungsi checks and balances terhadap kinerja pemerintah kota, guna menghasilkan produk legislasi yang berkualitas serta pengelolaan anggaran yang akuntabel bagi warga Surabaya. (ahm)
Forkopimda, ormas, maupun perwakilan berbagam organisasi lain menghimbau masyarakat agar tidak percaya hoaks (berita palsu).…
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jawa Timur telah berhasil mengidentifikasi…
Proses seleksi Dewan Pengawas dan Anggota Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS)…
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berkoordinasi dengan pengelola mal di Kota Pahlawan agar tidak membangun…
Penataan kawasan eks Lokalisasi Krengseng di Kecamatan Krian memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menurunkan…
Musibah kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Pulau Giliyang, Sumenep, pada Minggu (2/8)…
This website uses cookies.