Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast (tengah) bersama Tim DVI Bid Dokkes memberikan keterangan hasil identifikasi lima jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya, Senin (3/8). (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jawa Timur telah berhasil mengidentifikasi lima jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan Giliyang, Sumenep, Madura.
Proses identifikasi dilakukan secara terpadu melalui empat posko darurat yang dibuka di RSUD Sumenep, Pelabuhan Kalianget, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, serta Posko DVI RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya.
Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, menyampaikan bahwa sejak peristiwa terjadi, Polda Jatim bersama jajaran Polres wilayah Madura dan berbagai instansi terkait telah bergerak cepat menangani penanganan korban maupun proses identifikasi.
“Hingga hari ini, lima kantong jenazah telah diterima dan seluruhnya berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Jawa Timur,” kata Jules,, Senin (3/8).
Kabid Dokkes Polda Jatim sekaligus Komandan Operasi DVI, Kombes Pol. Dr. dr. Wahono Edhi, menjelaskan proses identifikasi dilakukan sesuai standar ilmiah DVI dengan melibatkan beberapa unsur.
Antara lain BPBD, Ditreskrimum, Ditpolairud, RS Bhayangkara Surabaya dan Pamekasan, jajaran Polres Madura, Polres KP3 Tanjung Perak, serta Program Pendidikan Dokter Spesialis Forensik FK UNAIR.
Data primer berupa sidik jari serta data sekunder berupa pemeriksaan gigi, rekam medis, pengenalan visual, dan barang kepemilikan menjadi acuan verifikasi.
“Alhamdulillah, seluruh lima jenazah berhasil terverifikasi sehingga dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Wahono.
Berikut daftar lima korban yang telah teridentifikasi:
1. Sri Indratmo Wijaya, laki-laki, 47 tahun, warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah
2. Siti Fatimah, perempuan, 57 tahun, warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan
3. Sari Sukoco, laki-laki, 39 tahun, warga Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur
4. Rino Eka Putra, laki-laki, 48 tahun, warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat
5. Yedi Hendrawan, laki-laki, 63 tahun, warga Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah
Meski lima jenazah telah teridentifikasi, Wahono menegaskan Operasi DVI masih terus berlangsung mengikuti perkembangan pencarian korban di lapangan.
Polda Jatim mengimbau keluarga yang masih kehilangan anggota penumpang kapal untuk segera melapor dan menyerahkan data antemortem ke Posko DVI guna mempercepat proses pencocokan.
Informasi juga dapat diakses melalui Pusat Informasi Operasi DVI di nomor 0851-9044-7911.
“Kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam. Proses identifikasi akan terus dilakukan secara profesional, ilmiah, transparan, dan humanis hingga seluruh rangkaian Operasi DVI dinyatakan selesai,” pungkasnya. (ahm)
Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…
Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyatakan penyelenggaraan ibadah haji 2026 secara…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya menertibkan enam bangunan liar (bangli) yang berdiri…
Suasana hangat penuh tawa memenuhi Pasar Burung Dolly, RW 12 Kelurahan Putat Jaya, Surabaya. Dalam…
Wakil Ketua Bidang Hukum dan Pembelaan Wartawan PWI Jawa Timur Samiadji Makin Rahmat menyatakan bahwa…
This website uses cookies.