Categories: Surabaya

Sosialisasi Parkir Digital di Manyar Kertoarjo Ricuh, Warga Dilempar Paving Jukir

METROTODAY, SURABAYA – Rencana penerapan sistem parkir digital di kawasan Manyar Kertoarjo, Surabaya, memicu kericuhan yang viral di media sosial, Selasa (7/4).

Insiden tersebut melibatkan oknum juru parkir (jukir) dengan warga Surabaya sekaligus seorang aktivis gerakan masyarakat.

Kericuhan bermula saat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya bersama aparat kepolisian tengah melakukan sosialisasi program digitalisasi parkir.

Di tengah agenda tersebut, Purnama, warga Surabaya yang hadir untuk memberikan dukungan moril kepada petugas di lapangan.

Namun, kehadiran Purnama justru disambut intimidasi. Selain mendapat makian dan siraman air, ia mengaku menjadi korban penganiayaan saat hendak meninggalkan lokasi.

“Saya mendapat intimidasi berupa kata-kata kasar. Saat saya naik di pinggiran mobil itu, ada batu mengenai belakang kepala saya. Itu dari kelompok paguyuban jukir yang menolak terang-terangan program digitalisasi,” ujar Purnama, Rabu (8/4).

Ketegangan tidak berhenti di situ. Pada Selasa (7/4) malam, gesekan susulan terjadi setelah sejumlah warga yang simpatik kepada korban mendatangi lokasi.

Warga menyuarakan kekecewaan mereka terhadap pelayanan jukir di kawasan tersebut yang dianggap sering mematok tarif sembarangan dan tidak menggunakan atribut resmi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyubowo, menegaskan bahwa penerapan sistem parkir digital merupakan langkah strategis untuk mengakhiri persoalan yang selama ini sering meresahkan masyarakat.

“Dinas Perhubungan Kota Surabaya sudah melaksanakan sosialisasi terkait dengan parkir digital ini berulang kali. Namun, tidak pernah ada titik temu dengan para juru parkir, sehingga sering terjadi penolakan,” ujar Trio.

Meski kerap mendapatkan penolakan, program ini tetap akan dilanjutkan demi kepentingan yang lebih luas dan transparansi pengelolaan retribusi daerah.

Untuk meminimalisir gesekan dan menjaga keamanan selama proses pendataan serta sosialisasi di lapangan, pihaknya mengerahkan tim gabungan.

Petugas dari Dinas Perhubungan didampingi langsung oleh personel TNI dan Polri untuk mengamankan setiap kegiatan.

“Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya serta TNI-Polri juga turut mengamankan jalannya sosialisasi parkir digital ini,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Pemkot Buka Layanan Sterilisasi Gratis Kucing, Kuota Terbatas 100 Ekor di Puskeswan Surabaya

Sterilisasi gratis bagi kucing lokal disiapkan khusus untuk warga Surabaya dengan kuota terbatas sebanyak 100…

10 hours ago

Perbaikan 10.000 Puskesmas Diusulkan Bertahap, Wamenkes Prioritaskan yang Sudah Rusak Parah

Rencana perbaikan dan renovasi terhadap 10.000 Puskesmas di seluruh Indonesia kini sedang dalam tahap penyusunan…

10 hours ago

Persib Hat-trick, Peralta Bersinar: Berikut Para Peraih Penghargaan Terbaik Indonesian Super League 2025/2026

Indonesian Super League 2025/2026 resmi berakhir. Persib Bandung berpesta dengan menjadi juara tiga kali secara…

18 hours ago

Flyover Gedangan Digeser ke Sisi Timur, Pemkab Sidoarjo Siapkan Pembebasan 89 Bidang Tanah

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mematangkan rencana pembangunan Flyover Gedangan sebagai solusi kemacetan di jalur utama…

24 hours ago

Pemkot Surabaya Gelar Ruwatan Buang Sengkala, Jaga Keselamatan Warga dan Keamanan Kota

Dalam rangka memeriahkan HJKS ke-733, Pemkot Surabaya menggelar tradisi Ruwatan Kota di Halaman Tugu Pahlawan,…

1 day ago

Bojan Hodak, Juru Taktik Asal Kroasia di Balik Dominasi Maung Bandung

Nama Bojan Hodak kini layak disebut sebagai pelatih paling sukses dalam sejarah Persib Bandung, bahkan…

1 day ago

This website uses cookies.