Categories: Surabaya

Ribuan Warga Salat Id di Halaman Balai Kota Surabaya, Wali Kota Eri Ajak Wujudkan Kebersamaan

METROTODAY, SURABAYA – Gema takbir berkumandang mengiringi langkah ribuan jemaah yang memadati halaman Balai Kota Surabaya untuk melaksanakan ibadah Salat Idulfitri 1447 Hijriah pagi ini. Pelaksanaan salat rutin yang digelar Pemkot Surabaya berlangsung khidmat di bawah langit pagi yang cerah.

Tepat pukul 06.00 WIB, salat dimulai dengan dipimpin oleh Ust. Muhammad Anwari, M.Pd., Qori Nasional yang bertindak sebagai imam. Sementara itu, Prof. Abdul Kadir Riyadi, Lc., MSSC., Ph.D. hadir sebagai khatib untuk memberikan pesan spiritual dan kemanusiaan.

Wali Kota Eri Cahyadi menekankan bahwa persatuan adalah fondasi utama bagi kemajuan Kota Pahlawan. Ia berharap semangat kebersamaan selama Ramadan dan Idulfitri dapat diimplementasikan dalam kehidupan kerja dan sosial sehari-hari.

“Persatuan itu lebih penting. Kita harus bekerja bersama, bukan bekerja sendiri-sendiri. Bukan mencari siapa yang mengejar popularitas atau siapa yang terbaik, tapi bagaimana dengan kebersamaan itu kita bisa mencapai hasil maksimal bagi bangsa dan negara,” tegas Cak Eri.

Ia juga menggarisbawahi bahwa kekuatan sebuah bangsa terletak pada kohesi sosialnya dan meminta warga untuk mengedampingkan ego pribadi demi kepentingan bersama. Selain itu, ia mengapresiasi toleransi warga Surabaya dalam menyikapi perbedaan, salah satunya terlihat dari perayaan Idulfitri yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.

Salat Idul Fitri di halaman Balai Kota Surabaya berlangsung khidmat diikuti oleh ribuan warga. (Foto: istimewa)

“Alhamdulillah, toleransi di Surabaya luar biasa. Kemarin saat Nyepi, warga yang merayakan takbiran di masjid menghormati umat Hindu dengan tidak menggunakan pengeras suara luar dan tidak mengadakan takbir keliling di sekitar tempat ibadah umat Hindu,” ungkapnya.

Terkait perbedaan penetapan waktu Salat Id, Wali Kota meminta agar hal tersebut tidak menjadi perdebatan yang memecah belah. Menurutnya, perbedaan adalah hal lumrah yang harus dihargai.

“Ada yang salat kemarin, ada yang hari ini. Perbedaan itu adalah keindahan, jangan pernah saling menyalahkan. Keyakinan itu masing-masing, yang penting tidak saling menjatuhkan atau menjelekkan. Kita manusia tempatnya salah, maka tugas kita adalah saling mengingatkan dan menguatkan,” tambahnya.

Ia berharap nilai-nilai toleransi dan akidah yang terjaga di Surabaya dapat terus ditingkatkan demi masa depan kota yang lebih baik. “Inilah momentum yang harus kita jaga terus. Insyaallah dengan kerukunan ini, Surabaya menjadi kota yang berkah, kota sejahtera, dan warganya bahagia,” tandasnya.

Sementara itu, dalam khotbahnya, Prof. Abdul Kadir Riyadi menguraikan empat pilar misi kemanusiaan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW sebagai fondasi membangun bangsa dan peradaban. Ia menegaskan bahwa tanpa perdamaian, sektor pendidikan, ekonomi, hingga aktivitas perkantoran akan lumpuh.

“Marilah kita pastikan Kota Surabaya ini, menjadi kota yang menyebarkan virus-virus positif berupa kedamaian, ketentraman dan keamanan yang selamat ini sudah kita lihat di Surabaya dan harus terus ditingkatkan,” terangnya.

Ibadah Salat Idulfitri ditutup dengan sesi ramah tamah dan saling memaafkan antar jemaah, menciptakan suasana hangat di jantung Kota Pahlawan. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Penyembelihan Unggas di Surabaya Wajib di Rumah Potong Unggas Berizin, Demi Daging ASUH sebelum Diperdagangkan

Penataan perdagangan unggas di Pasar Baba'an Baru dan Pasar Wonokromo segera diberlakukan. Aturan pokok yang…

3 hours ago

Selama Sewanya Sah, Alamat Kos dan Kontrakan Bisa Dipakai Domisili Kependudukan di Surabaya

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya menegaskan ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor…

4 hours ago

Sidoarjo Terbaik Kedua Jatim dalam Perlindungan Anak, Ruang Digital Jadi Tantangan Baru

Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam membangun lingkungan yang aman dan ramah bagi anak kembali menuai…

4 hours ago

Hadapi Persebaya di Piala Presiden 2026, Pelatih PSMS Medan Ubah Strategi Pasca Kekalahan dari Port FC

Menghadapi laga kedua Grup B Piala Presiden 2026 melawan Persebaya Surabaya, Rabu (29/7) malam, PSMS…

5 hours ago

Tanggapi Isu di Medsos Satwa Tidak Sehat dan Kurus, Perumda KBS Pastikan Foto dan Video Lama

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS) memastikan seluruh satwa yang berada dalam pengelolaannya…

15 hours ago

Tanggapi Usulan Penambahan Armada Bus di Rapat Paripurna DPRD, Wali Kota Eri: Harus Sesuai Kemampuan Fiskal

Pemkot Surabaya bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang…

17 hours ago

This website uses cookies.