Peran Command Center yang menjaga pantauan CCTV di Surabaya selama 24 jam sangat vital. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kota Pahlawan mulai bersolek. Bukan hanya soal dekorasi kota, tapi juga soal pagar keamanan. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi menaikkan tensi kewaspadaan guna menjamin kenyamanan warga dari ancaman kriminalitas yang biasanya mengintai di penghujung Ramadan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M. Fikser, menegaskan bahwa menjaga Surabaya tetap kondusif bukan hanya urusan pundak aparat. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Polri, dan warga adalah kunci utama.
“Keamanan ini tidak bisa serta-merta menjadi tugas satu pihak saja. Ada peran kepolisian, TNI, dan pemerintah kota. Namun yang paling penting adalah partisipasi masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan,” tegas Fikser, Sabtu (14/3).
Langkah konkret pun sudah disiapkan. Pemkot kini tengah masif memperluas jangkauan mata-mata digital di sudut kota.
Pemasangan kamera pengawas (CCTV) terus dikebut. Fikser menyebut, keberadaan CCTV ini memiliki efek ganda: mempercepat pengungkapan kasus sekaligus menciutkan nyali para pelaku kejahatan.
Namun, pengamanan tak hanya mengandalkan teknologi. Di level akar rumput, Pemkot mendorong penguatan One Gate System (sistem satu pintu).
Pembangunan portal di kawasan permukiman yang sudah diinisiasi sejak tahun lalu kini mulai dioptimalkan kembali melalui koordinasi dengan pengurus RT dan RW.
Salah satu tantangan terbesar setiap tahunnya adalah fenomena rumah kosong saat ditinggal mudik. Untuk itu, Fikser mengimbau agar tradisi Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) dihidupkan kembali.
“Ketika musim mudik, banyak kampung yang menjadi lebih sepi. Karena itu kami berharap warga yang masih berada di lingkungan tersebut bisa bersama-sama menjaga keamanan melalui siskamling,” jelasnya.
Keseriusan Pemkot Surabaya ini juga diperkuat dengan payung hukum yang jelas. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, telah resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 300/2326/436.8.6/2026.
Poin-poin penting dalam SE tersebut meliputi:
Dengan sinergi dari ujung portal kampung hingga Command Center, Pemkot Surabaya berharap Idul Fitri tahun ini berjalan aman tanpa gangguan berarti. “Keamanan kota akan terjaga dengan baik apabila seluruh elemen masyarakat turut berperan bersama pemerintah dan aparat,” tutup Fikser. (*)
Bupati Sidoarjo Subandi menindak tegas tempat penjualan minuman keras (miras) yang menyalahi ketentuan. Jumat (31/7/2026)…
Kebun Raya Mangrove Surabaya kini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar destinasi wisata edukasi.
Video yang beredar di media sosial menuding seorang anak berusia lima tahun ditelantarkan dan dieksploitasi…
Ribuan pesilat menggelar aksi damai menuntut penindakan pelaku penganiayaan anggotanya oleh kelompok penagih utang atau…
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Hasil…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengamankan…
This website uses cookies.