WhatsApp Image 2026-06-16 at 16.26.10
METROTODAY, LOS ANGELES – Pertandingan Iran melawan Selandia Baru pada laga Grup G Piala Dunia 2026 menghadirkan salah satu duel paling menghibur pada pekan pertama turnamen. Bermain di Los Angeles Stadium, Senin (15/6/2026) waktu setempat, kedua tim bermain imbang 2-2 setelah saling berbalas gol sepanjang 90 menit.
Pertandingan baru berjalan tujuh menit, Selandia Baru langsung memberikan efek kejut. Berawal dari umpan matang kapten tim Chris Wood, Elijah Just sukses mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan sempurna yang tak dapat dihentikan Alireza Beiranvand. Gol cepat tersebut seolah memberi harapan bagi wakil Oseania dan membuat pendukung All Whites (julukan Selandia Baru) yang hadir di stadion bersorak.
Tertinggal lebih dulu membuat Iran meningkatkan intensitas serangan. Tim Melli (julukan Iran ) mendominasi penguasaan bola dan beberapa kali mengancam melalui Mehdi Taremi serta Mohammad Mohebbi.
Tekanan demi tekanan yang dilakukan Iran berbuah hasil pada menit ke-32 ketika Ramin Rezaeian berhasil menyepak bola di depan gawang untuk mengubah skor menjadi 1-1. Gol itu disambut meriah mayoritas suporter Iran yang memadati LA Stadium.
Memasuki babak kedua, Selandia Baru kembali menunjukkan efektivitas serangan mereka. Lagi-lagi kombinasi Chris Wood dan Elijah Just menjadi momok mengerikan bagi Alireza Beiranvand. Pada menit ke-54, Just mencetak brace dalam pertandingan.
Dikabarkan oleh Sky Sports, gol kedua tersebut menjadikan pemain Motherwell itu sebagai bintang lapangan dan pemain paling menonjol pada pertandingan.
Namun Iran seolah menolak mati, keunggulan Selandia Baru kembali tidak awet lama. Iran tidak menyerah dan terus mengepung kotak penalti lawan. Pada menit ke-64, Ramin Rezaeian berperan sebagai pengumpan silang akurat dalam proses gol sundulan Mohammad Mohebbi yang menyamakan kedudukan. Skor 2-2 bertahan hingga peluit akhir Cesar Palazuelos berbunyi.
Penampilan luar biasa Elijah Just hari ini menjadi laga debutnya di Piala Dunia dan hampir membawa Selandia Baru meraih kemenangan pertama sepanjang sejarah partisipasi mereka di turnamen ini. Karena hingga kini, All Whites masih belum pernah memenangkan satu pertandingan pun dalam tiga kali keikutsertaannya di Piala Dunia.
Di luar lapangan, pertandingan Iran mendapat perhatian besar karena situasi yang mengiringi kondisi politik ekonomi negaranya yang berkonflik dengan AS. Menjelang turnamen, Iran harus memindahkan basis latihan mereka ke Meksiko akibat persoalan visa dan logistik.
Bahkan setelah pertandingan berakhir, menurut Reuters, skuad Iran dilaporkan harus segera kembali ke Tijuana Meksiko tanpa sempat menjalani pemulihan normal sebagaimana tim peserta lain.
Hasil imbang ini membuat seluruh tim di Grup G sama-sama mengoleksi satu poin setelah Belgia dan Mesir juga bermain imbang 1-1 pada laga beberapa jam sebelumnya. Dengan dua pertandingan tersisa, persaingan menuju fase gugur dipastikan masih sangat terbuka bagi keempat negara. (Ezaar)
Uruguay gagal memanfaatkan status unggulan saat menghadapi Arab Saudi pada laga perdana Grup H Piala…
Nama Vozinha mendadak menjadi perbincangan dunia setelah tampil luar biasa saat Tanjung Verde menahan imbang…
Timnas) Spanyol gagal memulai langkahnya di Piala Dunia 2026 dengan mulus setelah hanya mampu bermain…
Kapten Samurai Blue, Wataru Endo, resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional setelah terpaksa mundur…
TAHUN Baru Islam, 1 Muharram 1448 H, mengingatkan kita pada makna besar hijrah. Hijrah bukan sekadar…
Bagi suporter yang berencana menghadiri Piala Dunia 2026, Boston menjadi salah satu kota yang layak…
This website uses cookies.