Akad pernikahan yang dilakukan oleh KUA. Saat ini pernikahan pasangan dengan usia di bawah umur dapat ditekan di Surabaya. (Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhasil menekan angka pengajuan dispensasi kawin hingga mencapai 61,63 persen. Keberhasilan ini dicapai melalui pendekatan edukasi, penguatan perlindungan anak, serta kerja sama erat dengan Pengadilan Agama (PA) Surabaya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya, Ida Widayati, menyatakan langkah pencegahan pernikahan dini disesuaikan dengan karakteristik masyarakat di masing-masing wilayah.
“Surabaya ini kota besar dengan 31 kecamatan yang memiliki beragam budaya. Khusus wilayah utara, pendampingan harus lebih spesifik karena ada kultur yang menganggap setelah lulus sekolah tidak perlu melanjutkan pendidikan lebih tinggi,” ujar Ida, Senin (15/6).
Untuk mengubah pandangan tersebut, Pemkot memperluas jangkauan edukasi hingga tingkat Rukun Warga melalui program seperti Kampung Pancasila.
“Ini salah satu cara kami mengedukasi masyarakat agar hak-hak anak bisa terpenuhi sepenuhnya sampai mereka mampu mewujudkan cita-citanya,” tuturnya.
Selain penyuluhan, perlindungan anak diperkuat melalui pengawasan lingkungan dan kebijakan pendukung, salah satunya surat edaran pembatasan jam malam bagi anak yang dikeluarkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
“Kebijakan ini menjadi salah satu pintu pengawasan agar pemenuhan hak anak dapat berjalan dengan baik,” jelas Ida.
Meskipun jumlah permohonan menurun, Pemkot tetap memberikan pendampingan bagi pasangan yang mengajukan dispensasi melalui kelas calon pengantin. Di sana, peserta mendapatkan pembekalan menyeluruh.
Page: 1 2
Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan mencapai kesepakatan awal untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung…
Timnas Swedia mengawali kampanye mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 5-1 atas Tunisia…
Kontingen Reog Purbaya Surabaya tampil memukau dalam ajang Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI Tahun…
Timnas Pantai Gading membuka jalur mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 1-0 atas…
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Surabaya menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD…
Belanda gagal mengamankan tiga poin pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 setelah ditahan…
This website uses cookies.