Wali Kota Eri Cahyadi menghadiri pertemuan rutin Himpunan Da’iyah dan Majelis Taklim (HIDMAT) Ke-XI Muslimat NU se-Jawa Timur di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, Sabtu (4/10). (Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri pertemuan rutin Himpunan Da’iyah dan Majelis Taklim (HIDMAT) Ke-XI Muslimat NU se-Jawa Timur di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, Sabtu (4/10). Pertemuan ini juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Eri Cahyadi menyampaikan terima kasih kepada seluruh kyai dan nyai yang telah menyelenggarakan HIDMAT Ke-XI Muslimat NU se-Jatim di Kota Surabaya.
“Alhamdulillah berkah untuk Surabaya di hari ini, karena sudah diadakan acara pertemuan HIDMAT Muslimat NU. Ketika da’i-da’i ini berkumpul, maka insyaallah Surabaya tambah berkah,” ujarnya.
Ia juga mengumumkan bahwa Surabaya baru saja ditetapkan sebagai Kota Wakaf pertama di Jatim.
Setelah penetapan ini, Pemkot Surabaya bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Surabaya mencatat sekitar 100 petak tanah yang sudah diterbitkan sertifikat wakafnya.
“Ketika dikumpulkan, hanya dalam waktu satu jam Pak Kyai, wakaf yang terkumpul sudah ada Rp1,5 miliar. Semoga ini dalam waktu dekat bisa terkumpul wakaf ini sehingga dapat menggerakkan ahlussunnah waljamaah di Kota Surabaya,” ujar Eri.
Ia juga menyampaikan tentang program Kampung Pancasila yang mengajak seluruh warga Surabaya untuk bergotong royong, peduli sesama, mengentaskan kemiskinan, menciptakan lingkungan sehat, hingga menjaga keamanan di perkampungan.
Menurut Eri, pemerintah tidak bisa membangun Kota Surabaya tanpa akhlak yang baik. Oleh karena itu, ia mengajak Muslimat NU untuk berkolaborasi dalam program Kampung Pancasila.
“Insyaallah di Kampung Pancasila maka pergerakan ini nanti saya akan berkolaborasi dengan Muslimat NU Kota Surabaya. Jadi kalau ada anggaran-anggaran yang terkait dengan permakanan dan lain-lain, saya minta Muslimat NU bisa menjadi bagian membangun kekuatan di Kota Surabaya,” jelasnya.
Dalam acara ini, Cak Eri sapaan akrabnya itu juga meminta seluruh Muslimat NU yang hadir untuk mendoakan Kota Surabaya agar warganya semakin guyub, kuat, dan sejahtera.
Sementara itu Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Kota Surabaya Lilik Fadhilah menyampaikan terima kasih kepada Cak Eri Cahyadi atas dukungannya dalam setiap kegiatan Muslimat NU di Kota Surabaya.
Lilik juga berharap, ditetapkannya Surabaya sebagai Kota Wakaf dan digerakkannya program Kampung Pancasila bisa memberikan keberkahan bagi Kota Pahlawan.
“Semuanya insyaallah akan diijabah oleh Allah SWT dan terima kasih kepada Pak Eri yang telah memberikan banyak bantuan kepada (jemaah) Muslimat NU selama ini,” pungkasnya. (ahm)
Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…
Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…
Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…
KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…
Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…
PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…
This website uses cookies.