Categories: Surabaya

Pemkot Surabaya Fasilitasi Riset Kendaraan Hemat Energi ITS di Sirkuit GBT

METROTODAY, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan komitmennya dalam mendukung inovasi di bidang otomotif dengan memfasilitasi penelitian yang dilakukan oleh tim otomotif Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT).

Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung riset dan pengembangan kendaraan hemat energi yang akan diikutsertakan dalam berbagai kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, menjelaskan bahwa kerja sama ini bermula dari permohonan pihak ITS. Sirkuit GBT dimanfaatkan sebagai lokasi test drive kendaraan yang akan berlaga di berbagai ajang bergengsi.

“Awal mula kolaborasinya adalah ketika pihak ITS menyampaikan bahwa UKM otomotif ITS bermaksud meminjam Sirkuit GBT untuk test drive kendaraan yang rencananya akan mengikuti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE), Shell Eco Marathon Asia Pacific Middle East, dan Formula SAE Japan,” ungkap Hidayat, Selasa (23/9).

Disbudporapar menyambut baik permohonan ini karena melihat potensi besar dari penggunaan sirkuit sebagai tempat uji kelayakan kendaraan.

“Kami menyambut baik keinginan untuk memakai Sirkuit GBT sebagai tempat penelitian uji kendaraan tersebut, karena pastinya spesifikasi sirkuit akan ideal untuk dipakai juga sebagai tempat uji kelayakan sebuah kendaraan,” ujarnya

Hidayat juga menambahkan bahwa mekanisme peminjaman sangat sederhana. Pihak ITS hanya perlu mengirimkan pemberitahuan kepada Disbudporapar agar jadwal pemakaian dapat disinkronkan dengan event lain.

“Bagi yang ingin memanfaatkan GBT untuk tempat penelitian, prosesnya mudah, cukup bersurat kepada kami agar jadwal bisa disesuaikan,” tuturnya.

Sementara itu, Non-Technical Manager Tim Nogogeni ITS, Safira Dewi Agustina, memaparkan bahwa ada lima tim otomotif ITS dengan fokus kendaraan yang berbeda mulai dari hidrogen, etanol, listrik, hingga bensin. Mereka semua membutuhkan fasilitas uji coba yang memadai sehingga memilih GBT.

“Kami memilih GBT karena masing-masing kendaraan punya spesifikasi berbeda, dan test drive harus dilakukan di lintasan beraspal yang tidak bergelombang,” jelas Safira.

Menurutnya, pemakaian sirkuit ini sangat membantu riset timnya, khususnya dalam mengukur efisiensi bahan bakar dan performa kendaraan.

“Kami, tim otomotif ITS, sangat terbantu dengan fasilitas yang ada. Pemkot Surabaya, dalam hal ini Disbudporapar, juga sangat kolaboratif,” tambahnya.

Tim-tim yang sedang melakukan riset di GBT sedang mempersiapkan diri untuk berbagai kompetisi, antara lain KMHE yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek pada bulan Oktober dan Shell Eco Marathon di Qatar pada Januari 2026.

“Kami berharap dukungan dari Pemkot Surabaya dapat menjadi motivasi lebih dalam meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama kota dan bangsa,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Atasi Banjir di Surabaya Selatan, Pemkot Fokus Penyambungan Saluran dan Penyamaan Ketinggian Air

Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…

6 hours ago

Anas Karno Resmi Jabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya

Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…

6 hours ago

Gantikan Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri Dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

6 hours ago

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…

8 hours ago

Pakar: Pengelolaan Budaya Surabaya Dinilai Masih Fase Transisi

Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…

1 day ago

KAI Uji Coba Biodiesel B50 di KA Sembrani, Performa Tetap Optimal di Jalur Surabaya – Jakarta

PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…

1 day ago

This website uses cookies.