PT KAI Daop 8 Surabaya menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Penandatanganan berlangsung di Ruang Airlangga, Kantor Daop 8 Surabaya. (Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Untuk memperkuat sinergi sekaligus menciptakan kawasan yang tertib, aman, dan berkelanjutan di wilayah Lamongan, PT KAI Daop 8 Surabaya menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan.
MoU ini menjadi landasan strategis bagi KAI dan Pemkab Lamongan dalam penataan kawasan yang bersinggungan dengan aset KAI maupun jalur kereta api.
Kesepakatan ini sekaligus merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api serta mendukung tata ruang kota yang lebih tertata dan berkelanjutan.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama tersebut.
“Kami berterima kasih atas terlaksananya MoU ini. Kereta api adalah moda transportasi utama masyarakat Lamongan, dan kami berharap ke depan dapat semakin terkoneksi dengan moda lainnya. Kerja sama ini memiliki nilai strategis bagi pengembangan transportasi sekaligus membawa manfaat besar bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” ujar Yuhronur, kemarin (17/9).
Sementara itu, Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo, menegaskan pentingnya kolaborasi ini.
“Kami berharap kolaborasi dan komunikasi yang terjalin dapat semakin ditingkatkan, sehingga bersama-sama kita mampu menghadirkan pelayanan yang lebih baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar Lamongan.
Bagi KAI, tanggung jawab tidak hanya terbatas pada aspek operasional dan bisnis, tetapi juga mencakup tanggung jawab sosial dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan visi dan misi perusahaan untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” jelas Wisnu.
Adapun ruang lingkup kerja sama yang diatur dalam MoU ini meliputi pendataan dan penanganan serta mobilisasi masyarakat sesuai kewenangan, penertiban bangunan liar atau tidak berizin di sekitar jalur kereta api, peningkatan keselamatan perjalanan kereta api, serta berbagai program penataan kawasan lain yang disepakati bersama.
Langkah ini mencerminkan komitmen KAI Daop 8 Surabaya dalam mempererat hubungan kelembagaan dengan pemerintah daerah, sekaligus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, modern, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Dengan semangat kolaborasi dan keselarasan visi, KAI Daop 8 Surabaya bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan bertekad menghadirkan infrastruktur perkeretaapian yang ramah lingkungan, mendukung pertumbuhan wilayah yang inklusif, serta berkelanjutan bagi masa depan, ” pungkasnya. (ahm)
Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.
Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…
Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…
Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…
Persebaya Surabaya memastikan tiket ke partai puncak Piala Presiden 2026. Bajol Ijo sukses menaklukkan Arema…
Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…
This website uses cookies.