BERANI: Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, usai melakukan tes narkoba di kantor BNN Kota Surabaya dengan hasil negatif. (Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, menjalani tes urine di kantor BNN Kota Surabaya, Senin (4/8). Hasil tes urine pria yang akrab disapa Awi ini menunjukkan negatif terhadap seluruh penggunaan narkotika.
“Saya bersyukur hasilnya negatif,” ungkap Awi seraya mengajak seluruh anggota dewan, terutama dari Fraksi PDI Perjuangan, untuk mengikuti tes urine serupa. “Ini soal menjaga kepercayaan publik,” tegas Awi.
Oleh karena itu, ia ingin masyarakat tahu bahwa ia bersih dan siap memerangi narkoba. “Ini juga pesan bagi generasi muda, jauhi narkoba,” imbuhnya.
Awi menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk tanggung jawab moral kepada warga Surabaya. Ia berharap langkahnya ini menginspirasi pejabat publik dan masyarakat luas untuk bersama-sama memerangi bahaya narkoba di Surabaya.
Sementara itu Kepala BNN Kota Surabaya, Kombes Heru Prasetyo, mengapresiasi inisiatif Awi yang datang atas inisiatif sendiri untuk melakukan pemeriksaan narkoba.
“Ini contoh nyata pemimpin yang memberikan suri teladan,” kata Heru.
Ia juga menyebut kehadiran pejabat secara inisiatif melakukan tes narkoba adalah implementasi nyata Perda Kota Surabaya Nomor 8 Tahun 2024. (ahm)
Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…
Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…
Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…
Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…
Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…
Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…
This website uses cookies.