Categories: Surabaya

Toilet Umum di Taman Lumumba Surabaya Kembali Difungsikan setelah 15 Tahun Dihuni Warga

METROTODAY, SURABAYA – Toilet umum di Taman Lumumba, Ngagel, Surabaya, yang sempat viral di media sosial karena beralih fungsi menjadi tempat tinggal, kini telah kembali difungsikan.

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya, dibantu oleh pihak Kecamatan Wonokromo dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), telah membersihkan toilet tersebut dari perabotan rumah tangga yang memenuhi ruangan.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi toilet umum yang penuh dengan perabotan rumah tangga, sehingga menyulitkan masyarakat yang ingin menggunakannya. Menanggapi hal tersebut, pihak berwenang langsung bergerak cepat.

Camat Wonokromo, Maria Agustin Yuristina, menyampaikan apresiasinya atas informasi dari masyarakat melalui media sosial.

“Kami sangat berterima kasih atas informasi dari media sosial. Berkat video tersebut, kami bisa langsung mengambil tindakan,” ujarnya, Rabu (2/7).

Ia menjelaskan bahwa penghuni toilet tersebut, yang telah tinggal selama kurang lebih 15 tahun, telah bersikap kooperatif dan bersedia mengosongkan tempat tersebut.

“Beliau sudah menempati toilet ini sejak tahun 2010. Beliau sadar bahwa ini fasilitas umum dan bersedia mengosongkan tempat ini,” tambah Maria.

Proses pengosongan dan pemindahan barang-barang dilakukan dengan bantuan Satpol PP dan DLH. Perabotan rumah tangga dipindahkan ke rumah penghuni di wilayah Kecamatan Wonokromo.

“Mulai semalam, dibantu teman-teman Satpol PP, kami mengosongkan bangunan, sehingga pagi ini sudah kosong,” jelas Maria.

Lebih lanjut, Maria menambahkan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan kepada mantan penghuni toilet tersebut agar dapat lebih produktif. “Kami akan mendukung usaha beliau jika ingin berjualan,” tuturnya.

Kasitrantib Kecamatan Wonokromo, Andi Arvianto, menyatakan bahwa pengawasan rutin akan dilakukan di lokasi tersebut untuk mencegah agar toilet umum tidak kembali beralih fungsi. “Satpol PP akan secara rutin melakukan patroli di wilayah ini,” tegasnya.

Maria juga menghimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan hal serupa atau aktivitas negatif lainnya di wilayah Kota Surabaya.

“Mari kita bersama menjaga keindahan dan menaati peraturan yang ada di Kota Surabaya. Laporkan kepada perangkat wilayah setempat jika menemukan hal serupa,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

3 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

5 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

6 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

1 day ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.