Categories: Surabaya

Pasar Bong Surabaya Diserbu Pembeli saat Musim Haji untuk Oleh Oleh Jelang Kepulangan Jemaah

METROTODAY, SURABAYA – Menjelang kepulangan jemaah haji ke tanah air, Pasar Bong di kawasan Slompretan, Surabaya, mulai dipadati pembeli.

Berbagai kebutuhan oleh-oleh khas haji seperti sajadah, sarung, kurma, hingga jajanan ringan, laris manis diserbu warga.

Pantauan ke sejumlah toko di Pasar Bong, Selasa (13/5), tampak ramai dikunjungi pembeli. Tak hanya warga Surabaya, para pembeli juga datang dari luar kota seperti Sidoarjo, Gresik, Lamongan, hingga Kediri dan Mojokerto.

“Ya syukur, musim haji ini ramai. Pembeli sudah mulai cari perlengkapan buat sambut keluarga yang pulang haji,” ujar Lijana Anggoro, salah satu pemilik toko perlengkapan haji di Pasar Bong.

Menurut Lijana, sajadah menjadi barang paling dicari. Dalam sehari, ia bisa menjual puluhan kodi sajadah.

“Ada yang beli 15 kodi, ada juga yang sampai 20 kodi. Rata-rata buat oleh-oleh keluarga yang baru pulang dari tanah suci,” katanya.

Harga sajadah di tokonya dibanderol mulai Rp 200 ribu hingga Rp 700 ribu per kodi. Sementara sarung berkisar antara Rp 600 ribu sampai Rp 1 juta per kodi, tergantung jenis dan kualitas.

Tak hanya perlengkapan ibadah, Lijana juga menyediakan aneka jajanan seperti cokelat, kurma, dan kacang almond.

“Lengkap, semua kebutuhan oleh-oleh haji ada di sini,” imbuhnya.

Meski banyak toko baru bermunculan, Lijana mengaku tetap optimis. Ia menyebut omset memang tersebar, tapi tetap ada pembeli setia.

“Ya ramai sih, tapi sekarang banyak saingan. Tapi tetap ada saja yang datang cari barang,” ucapnya.

Salah satu pembeli, Rosidanah, warga Gresik, mengaku rutin belanja di Pasar Bong saat musim haji tiba. Ia membeli sajadah, kerudung, dan kurma untuk orang tuanya yang sedang menunaikan ibadah haji.

“Tradisi di kampung kalau ada yang pulang haji itu harus bawa oleh-oleh buat tetangga dan kerabat. Belanja di sini lebih murah dan praktis daripada harus bawa dari Arab Saudi,” ujar Rosidanah.

Pasar Bong dikenal sebagai pusat perlengkapan haji dan oleh-oleh di Surabaya. Saat musim haji seperti sekarang, omset para pedagang bisa meningkat dua kali lipat dibanding hari biasa. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

3 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

5 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

6 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

1 day ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.