Categories: Surabaya

Kreatif dan Unik! Jemaah Haji Hiasi Koper dengan Gelas, Sandal, hingga Foto Wajah agar Tak Tertukar di Tanah Suci

METROTODAY, SURABAYA – Suasana penuh suka cita menyelimuti operasional haji 2025 di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Minggu (4/5).

Bukan hanya semangat ibadah para jemaah yang menarik perhatian, kreativitas mereka juga jadi sorotan. Terutama pada koper-koper mereka yang dihiasi dengan berbagai penanda nan unik dan menggemaskan!

Mulai dari gelas plastik, sandal jepit, pita warna-warni, hingga boneka lucu, semua dipasang, diikat, atau digantungkan dengan tujuan yang sama agar koper tak tertukar saat di Tanah Suci.

Salah satu jemaah dari Kloter 1, Halim, bahkan memasang foto wajahnya berukuran besar di koper miliknya. “Saya sengaja pasang foto wajah supaya gampang dikenali. Koper semua warnanya mirip, takutnya tertukar,” kata jemaah asal Tulungagung ini sembari tersenyum.

Bagi banyak jemaah, hiasan-hiasan ini bukan sekadar penanda. Ada makna emosional yang melekat di setiap detailnya.

Seperti yang disampaikan Mahmudah, jemaah lain dari Tulungagung,. “Ini juga jadi penghibur dan pelepas rindu selama jauh dari keluarga di Tanah Air,” ungkap Mahmudah yang berangkat haji bersama sang suami.

Menariknya, bukan hanya koper kecil yang diberi ornamen. Koper besar dengan warna seragam hitam dan berkapasitas 32 kilogram pun turut dipersonalisasi dengan berbagai hiasan yang mencerminkan karakter dan cerita masing-masing jemaah.

Meski penuh warna dan ekspresi pribadi, koper-koper tersebut tetap harus melalui proses pemeriksaan ketat oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya.

Barang-barang terlarang seperti rokok dalam jumlah berlebih, gunting, pisau lipat, atau bahkan rice cooker (magic com) akan langsung dikeluarkan oleh petugas dari koper dan disita.

Sebagai informasi, jemaah hanya diperbolehkan membawa koper besar maksimal 32 kilogram dan koper kecil maksimal 7 kilogram. Ketentuan ini penting untuk kelancaran transportasi penerbangan selama proses ibadah haji.

Dari ornamen sederhana hingga hiasan penuh itu, kreativitas para jemaah dalam menghias koper menjadi simbol semangat, harapan, dan doa yang mereka bawa ke Tanah Suci. Semoga perjalanan ibadah mereka berjalan lancar dan penuh berkah! (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

59 minutes ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

20 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

22 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

23 hours ago

Mobil Innova Zenix Ditumpangi Dua Lansia Terguling Tabrak Tiang Lampu dan Pohon

Sebuah mobil Toyota Innova Zenix mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak tiang lampu penerangan jalan dan…

23 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Ziarah dengan Paket Lengkap (2)

Cukup mudah menjangkau Desa Tambaksumur, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Di tengah ruas Jalan Tol Waru—Juanda,…

1 day ago

This website uses cookies.