Categories: Sidoarjo

Wabup Mimik Pastikan Sekolah Pesisir Jabon Tak Tertinggal, Rehabilitasi SD dan Program MBG Dipercepat

METROTODAY, SIDOARJO – Pemerataan layanan pendidikan hingga wilayah terpencil kembali menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana turun langsung meninjau dua sekolah dasar di kawasan pesisir Kecamatan Jabon, yakni SD Negeri Kupang 3 dan SD Negeri Kupang 4, pada Senin (20/7).

Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan sekolah. Sekaligus mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa yang selama ini belum tersentuh layanan tersebut.

Didampingi jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo serta anggota DPRD Sidoarjo, Mimik meninjau setiap ruang kelas yang mengalami kerusakan. Ia ingin memastikan proses rehabilitasi segera dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu dan siswa dapat memperoleh lingkungan belajar yang aman serta nyaman.

Di SDN Kupang 3 yang memiliki 70 siswa, Mimik menemukan sejumlah ruang kelas dalam kondisi memprihatinkan. Atap bangunan mengalami kebocoran, dinding retak, hingga sekat antarkelas berlubang. Beberapa bagian bangunan dinilai sudah tidak layak digunakan sehingga membutuhkan rehabilitasi menyeluruh.

”Kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan. Kalau memang harus direhabilitasi total, segera direncanakan agar anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,” tegas Mimik.

Peninjauan kemudian berlanjut ke SDN Kupang 4. Sekolah yang berdiri sejak 1987 tersebut hanya memiliki 12 siswa. Meski jumlah peserta didiknya sedikit, Mimik menegaskan pelayanan pendidikan tidak boleh dibedakan.

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana disambut siswa dan guru SD Negeri Kupang 4. (Dinas Kominfo Sidoarjo)

Menurutnya, empat ruang kelas di sekolah tersebut harus menjadi prioritas perbaikan. Material bangunan yang digunakan juga harus disesuaikan dengan karakteristik wilayah pesisir yang memiliki kadar garam tinggi sehingga lebih tahan terhadap korosi dan usia bangunan menjadi lebih panjang.

”Walaupun siswanya hanya dua belas orang, mereka tetap memiliki hak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak. Sekolah di daerah terpencil seperti ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Selain mengecek kondisi bangunan, Mimik menyempatkan berdialog dengan para guru. Ia mengapresiasi dedikasi tenaga pendidik yang tetap menjalankan tugas meski harus menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari akses menuju sekolah hingga minimnya jumlah peserta didik.

”Terima kasih atas pengabdian bapak dan ibu guru. Meskipun muridnya sedikit, tetap semangat mendidik mereka karena setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang terbaik,” katanya.

Upayakan Terjangkau MBG

Dalam kesempatan itu, Mimik juga memastikan Program Makan Bergizi Gratis segera menjangkau sekolah-sekolah di wilayah Kupang. Selama ini para siswa SDN Kupang 3, SDN Kupang 4, dan taman kanak-kanak di sekitarnya belum menerima manfaat program tersebut karena pembangunan dapur pelayanan masih berlangsung dan lokasi distribusi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) relatif jauh.

”Sudah kami koordinasikan. Insya Allah akhir bulan ini MBG mulai disalurkan sehingga anak-anak di wilayah ini dapat segera merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Selain rehabilitasi bangunan sekolah, Wabup Mimik Idayana mengupayakan program MBG segera menjangkau sekolah di kawasan pesisir Jabon. (Dinas Kominfo Sidoarjo)

Program MBG menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah sekaligus mendukung tumbuh kembang peserta didik. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperluas cakupan penerima manfaat secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan infrastruktur dapur pelayanan di setiap wilayah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Netty Lastiningsih, mengatakan bahwa hasil peninjauan tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui kajian teknis. Menurutnya, rehabilitasi bangunan akan menggunakan material yang sesuai dengan karakteristik wilayah pesisir agar lebih tahan terhadap pengaruh kadar garam.

”Perbaikan akan menggunakan material yang sesuai dengan kondisi lingkungan pesisir sehingga bangunan lebih awet dan pemanfaatan anggaran menjadi lebih efektif. Kami juga memastikan Tunjangan Bantuan Pendidikan tahap I dan tahap II bagi siswa yang memenuhi syarat dapat segera direalisasikan tahun ini,” ujarnya.

Perhatikan Kesejahteraan Guru

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori juga menaruh perhatian terhadap kondisi sekolah di wilayah pesisir. Ia menilai peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya dengan memperbaiki gedung sekolah, tetapi juga harus dibarengi peningkatan kesejahteraan guru yang bertugas di daerah terpencil.

Menurut Dhamroni, selama ini sebagian guru masih menanggung sendiri biaya transportasi menuju sekolah. Karena itu, DPRD akan mengusulkan tambahan insentif dan tunjangan transportasi dalam pembahasan APBD 2027.

”Guru di wilayah terpencil masih menanggung sendiri biaya transportasi. Karena itu kami mengusulkan adanya tunjangan khusus yang didukung regulasi daerah. Selain itu, wilayah Kupang Kecamatan Jabon juga harus menjadi prioritas Program Makan Bergizi Gratis serta mendapat perhatian dalam perbaikan akses jalan menuju sekolah,” tegasnya.

Peninjauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mewujudkan pemerataan layanan pendidikan. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berbagai program terus dijalankan untuk meningkatkan kualitas sarana prasarana pendidikan, memperluas akses belajar, hingga memastikan seluruh anak memperoleh layanan pendidikan tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

Wilayah pesisir seperti Kupang menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian karena memiliki tantangan tersendiri. Selain faktor geografis, kondisi lingkungan dengan kadar garam tinggi membuat bangunan sekolah lebih cepat mengalami kerusakan sehingga membutuhkan spesifikasi material yang berbeda dibandingkan sekolah di wilayah perkotaan.

Pemerintah daerah juga terus mendorong agar pembangunan infrastruktur pendidikan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan bagi siswa. Rehabilitasi gedung sekolah, penyediaan fasilitas belajar yang memadai, penyaluran bantuan pendidikan, hingga percepatan Program Makan Bergizi Gratis menjadi bagian dari upaya menciptakan pendidikan yang lebih merata di Kabupaten Sidoarjo.

Wabup Mimik Idayana menyerahkan bantuan kepada para guru dan siswa sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap sekolah di daerah terpencil. (Dinas Kominfo Sidoarjo)

Di akhir kunjungan, Mimik menyerahkan bantuan kepada para guru dan siswa sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap sekolah di daerah terpencil. Ia berharap seluruh perangkat daerah bergerak cepat menindaklanjuti hasil peninjauan sehingga perbaikan bangunan maupun penyaluran MBG dapat segera direalisasikan.

”Bagi kami, tidak ada anak yang boleh tertinggal hanya karena tinggal di daerah pesisir atau terpencil. Mereka memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas, sekolah yang layak, dan asupan gizi yang baik. Itu yang terus kami perjuangkan,” ujarnya.

Komitmen tersebut diharapkan semakin memperkuat pemerataan pembangunan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo. Dengan dukungan sarana yang memadai, kesejahteraan guru yang lebih baik, serta pemenuhan gizi peserta didik melalui Program MBG, kualitas pendidikan di wilayah pesisir diharapkan terus meningkat sehingga mampu mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (MT)

Naufal

Recent Posts

Dari Korban PHK Alaves Hingga Bawa Spanyol Kuasai Jagat Raya, Takdir Gila Seorang Pak Tua Luis De la Fuente

Tak banyak yang menyangka Luis de la Fuente, pelatih  Timnas Spanyol akan menjadi sosok yang…

54 seconds ago

Dikira ke Macan, Nyasar ke Maung, Peralta Resmi Jadi Senjata Baru Persib, Bursa Transfer Memanas

Bandung kembali "gaduh", tapi kali ini bukan soal euforia juara. Persib Bandung resmi mengumumkan Mariano…

11 minutes ago

Les Bleus Resmi Pilih Zidane sebagai Pelatih, Kini Ayam Jantan Berkokok Lantang

Setelah 14 tahun berada di bawah komando Didier Deschamps, Timnas Prancis akhirnya memasuki babak baru.…

18 minutes ago

Pemkot Tutup Parkir Kawasan Usaha di Surabaya, Wajib Punya Izin dan Tarif Jelas

Pemkot Surabaya memperketat pengawasan penyelenggaraan parkir di kawasan usaha, meliputi pusat perbelanjaan, restoran, hingga kafe.…

10 hours ago

Dua Lapangan Latihan Disiapkan, Ini Daftar Lokasi Piala Presiden di Surabaya

Pemkot Surabaya menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah salah satu gelaran Piala Presiden 2026. Berbagai…

10 hours ago

Santri Ini Datangi Damkar Surabaya Minta Bantuan Lepas Cincin yang Bikin Jari Bengkak

Seorang santri pondok pesantren didampingi pengurus datang bukan untuk laporan kebakaran, melainkan meminta bantuan melepas…

11 hours ago

This website uses cookies.