Categories: Sidoarjo

Tumbangkan Petahana, Mahasiswa UMSIDA Menang Dramatis Jadi Ketua RT Termuda di Trompoasri Jabon Sidoarjo

METROTODAY, SIDOARJO – Regenerasi kepemimpinan di tingkat desa tidak harus menunggu usia senja. Hal ini dibuktikan di Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Andhika Fery Kurniawan, 23, mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), resmi dilantik sebagai Ketua RT di desa setempat pada Senin (6/1/2026) lalu.

Pelantikan ini menjadi puncak dari drama pemilihan yang berlangsung sengit pada 21 November 2025 lalu. Dalam kontestasi demokrasi tingkat rukun tetangga tersebut, Andhika berhasil unggul sangat tipis dengan perolehan 38 suara, hanya terpaut satu angka dari rivalnya yang juga petahana dengan 37 suara.

Kemenangan selisih satu suara ini memiliki makna mendalam bagi warga RT 08. Pasalnya, kontestasi ini disebut-sebut sebagai pertarungan antara “energi baru” melawan “kekuatan lama.”

Di tengah isu pragmatisme dan kabar santer mengenai adanya upaya memengaruhi pemilih melalui pembagian logistik (sembako) oleh pihak lawan, hasil akhir membuktikan bahwa mayoritas warga Trompoasri memiliki integritas tinggi.

RESMI MENJABAT: Suasana pelantikan Ketua RT/RW Desa Trompoasri periode 2026-2031 pada Senin (6/1). Andhika Fery Kurniawan (tiga dari kanan, memegang map) menjadi Ketua RT termuda di antara jajaran pengurus lain. (Foto: Istimewa)

Warga terbukti lebih memilih visi perubahan yang ditawarkan anak muda ketimbang iming-iming materi sesaat.

“Kemenangan ini adalah bukti kedewasaan pemilih. Warga tidak goyah meski dihadapkan pada persaingan yang melibatkan calon incumbent,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat.

Di usianya yang baru menginjak 23 tahun, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi semester 9 ini pun dinobatkan sebagai Ketua RT termuda di desanya. Latar belakang akademisnya diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antargenerasi dan membawa transparansi administrasi desa.

“Ini amanah yang berat, apalagi menang dengan selisih satu suara. Namun, ini memotivasi saya untuk merangkul semua pihak, baik yang memilih saya maupun yang belum. Fokus saya sekarang adalah transparansi dan digitalisasi pelayanan warga,” ujar Andhika usai pelantikan.

Kini, Desa Trompoasri memulai babak baru di bawah kepemimpinan muda yang siap bekerja dengan integritas, menepis segala bentuk politik transaksional demi kemajuan lingkungan. (dhk/MT)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Atasi Banjir di Surabaya Selatan, Pemkot Fokus Penyambungan Saluran dan Penyamaan Ketinggian Air

Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…

6 hours ago

Anas Karno Resmi Jabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya

Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…

6 hours ago

Gantikan Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri Dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

6 hours ago

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…

8 hours ago

Pakar: Pengelolaan Budaya Surabaya Dinilai Masih Fase Transisi

Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…

1 day ago

KAI Uji Coba Biodiesel B50 di KA Sembrani, Performa Tetap Optimal di Jalur Surabaya – Jakarta

PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…

1 day ago

This website uses cookies.