Categories: Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Subandi: Tidak Boleh Ada Lagi Jual Beli Jabatan di Sidoarjo

METRO TODAY, SIDOARJO – Kebiasaan melakukan ”jual-beli” jabatan saat mutasi tidak boleh lagi terjadi di Pemkab Sidoarjo. Belajar dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Kabupaten Ponorogo, Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan lagi komitmennya untuk meniadakan praktik-praktik yang mencoreng profesionalisme dalam penataan birokrasi tersebut.

”Saya pesankan lagi. Jaga profesionalisme ASN. Selama saya menjabat, tidak boleh ada lagi jual-beli jabatan,” tegas Bupati Subandi sebelum memberikan penghargaan Satya Lancana Karya Satya kepada ratusan aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Sidoarjo di gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo pada Senin (10/11/2025).

Wakil Bupati Sidoarjo periode (2021-2025) tersebut memastikanya selalu memantau dengan cermat proses mutasi. Ada petugas-petugas khusus yang ditugasi untuk menjalankan ”fungsi intelijen” selama proses mutasi.

”Tugas saya hari ini sebagai bupati adalah menata Sidoarjo,” tandasnya.

Belajar dari peristiwa di Kabupaten Ponorogo, Bupati Subandi mengingatkan bahwa sehebat apa pun manusia, jika melakukan hal-hal yang melanggar, tinggal menunggu waktu saja. Tidak mungkin bisa berkelit ke mana pun.

Bupati Subandi menyatakan sangat ingin dan berharap para ASN di Pemkab Sidoarjo tetap memiliki harkat dan martabat yang tinggi. Kinerjanya dihormati. Jangan sampai citra sebagai ASN yang begitu dihormati mendadak hancur karena terkena tindakan aparat penegak hukum (APH).

”Tidak hanya itu. Di mata keluarga, kita sendiri akan malu. Karena kita semua adalah teladan dalam keluarga,” tuturnya.

Proses mutasi di Kabupaten Sidoarjo berjalan sesuai aturan. Berdasar merit system dan manajemen talenta. Tim Penilai Kinerja (TPK) membahas dan mengusulkan nama-nama yang akan dimutasi. Bupati sebagai pejabat pembina kepegawaian (PPK) menerima dan memproses hasil kerja TPK itu sesuai aturan yang ada.

Rekam jejak masing-masing pejabat dilihat. Kapasitas dan keahlian mereka pun akan betul-betul diperhatikan. Mereka juga akan ditempatkan sesuai dengan rekam jejak dan keahlian masing-masing.

”Jadi tidak lagi karena bupati senang siapa atau tidak senang siapa,” ungkapnya.

Bupati Subandi pun berpesan agar para pejabat dan pegawai Pemkab Sidoarjo selalu mensyukuri apa yang didapatkan saat ini. Tugas pimpinan daerah, termasuk sekretaris daerah, adalah memikirkan pendapatan ASN. Termasuk, memperhatikan nasib para pegawai tidak tetap.

”Saya pesan sekali lagi. Mulai hari ini mari belajar lagi untuk memiliiki rasa Syukur yang tinggi,” tambahnya.

Rasa syukur tinggi itu diharapkan membawa ASN untuk bekerja secara prima dalam melayani masyarakat. Lebih-lebih  para ASN yang memperoleh penghargaan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden Prabowo. Baik yang telah mengabdi selama 10 tahun, 20 tahun, maupun 30 tahun. Terutama, yang sudah 30 tahun. Penghargaan itu wajib dijaga.

”Mudah-mudahan ASN yang hari ini dapat penghargaan bisa mengabdi sampai terakhir dengan husnul khotimah,” doa Bupati Subandi. (MT)

Eros Muhammad

Recent Posts

Atasi Banjir di Surabaya Selatan, Pemkot Fokus Penyambungan Saluran dan Penyamaan Ketinggian Air

Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…

7 hours ago

Anas Karno Resmi Jabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya

Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…

7 hours ago

Gantikan Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri Dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

7 hours ago

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…

9 hours ago

Pakar: Pengelolaan Budaya Surabaya Dinilai Masih Fase Transisi

Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…

1 day ago

KAI Uji Coba Biodiesel B50 di KA Sembrani, Performa Tetap Optimal di Jalur Surabaya – Jakarta

PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…

1 day ago

This website uses cookies.