Categories: Sidoarjo

Kurir Sabu 30 Kg di Sidoarjo Dituntut Hukuman Seumur Hidup, Begini Sepak Terjangnya

METROTODAY, SIDOARJO – Muhamad Ihyak alias Iyek, kurir narkoba jenis sabu seberat 30 kilogram dituntut hukuman penjara seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Selasa (15/4) petang.

Warga Sampang Madura yang tinggal di Pabean Cantikan Surabaya itu mengajukan pledoi meski dirinya lolos dari ancaman hukuman mati.

JPU Kejari Sidoarjo Budhi Cahyono mengatakan bahwa tuntutan yang diajukan sesuai dengan fakta di persidangan yakni keterangan saksi dan alat bukti.

“Tersangka MI alias Iyek terbukti melanggar Pasal 114 Ayat 2 Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, maka tersangka dituntut penjara seumur hidup,” katanya di Sidoarjo.

Dalam pasal 114 itu, ancaman hukuman maksimal bagi pelakunya adalah pidana mati, seumur hidup, atau penjara 20 tahun.

Dalam kasus ini, Budhi menyatakan bahwa barang bukti sabu yang disita dari pelaku sebanyak 30 kilogram.

Sabu itu hendak dikirim Iyek atas perintah dari E (buron) yang rencananya akan menerima barang haram tersebut di Kalimantan melalui jalur laut via Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Keduanya diketahui merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba internasional dari China.

Namun di tengah jalan, aksinya diendus petugas Polresta Sidoarjo yang menangkap pelaku di depan Perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo pada Juli 2024 lalu.

Saat itu, Iyek mengemudikan mobil boks yang di dalamnya berisi palet kayu berisi 30 kantong teh China. Namun saat dibuka, masing-masing kantong teh itu ternyata berisi 1 kg sabu.

Iyek sebelumnya berhasil mengirimkan kurang lebih 60 kilogram narkoba jenis yang sama ke beberapa wilayah di Jawa Timur. Namun dalam usaha kelimanya ini, Iyek berhasil diringkus Satresnarkoba Polresta Sidoarjo.

Kasus ini merupakan hasil pengembangan dari penyelidikan kasus penangkapan pasangan suami istri (pasutri) di Bangsri, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo pada 17 April 2024.

Berbekal informasi dari pasutri pengedar tersebut, Satres Narkoba Polresta Sidoarjo melakukan pengembangan dan berhasil mendapat informasi rencana pengiriman sabu dengan jumlah besar dari Tiongkok yang akan diedarkan di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Kalimantan. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

2 hours ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

2 hours ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

3 hours ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

4 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

11 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

15 hours ago

This website uses cookies.