Peringati Hari Jadi Ke-733 Surabaya , Mahasiswa Ilmu Komunikasi Ubhara Gelar Lomba Mewarnai untuk Anak-Anak

METROTODAY, SURABAYA – Kreativitas puluhan anak-anak mewarnai suasana peringatan Hari Jadi Ke-733 Kota Surabaya. Sebanyak 50 peserta mengikuti Lomba Mewarnai yang digelar mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Surabaya, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari project event mahasiswa sebagai implementasi praktik komunikasi, public relations, hingga manajemen sponsorship secara langsung di lapangan. Menariknya, mahasiswa menggandeng sejumlah brand dan lembaga pendidikan, mulai Envio Store, Greebel, hingga Spark English untuk mendukung suksesnya kegiatan edukatif tersebut.

Sejak pagi, suasana lomba berlangsung meriah. Anak-anak tampak antusias menuangkan kreativitas melalui beragam kombinasi warna. Para orang tua pun turut mendampingi dan memberi semangat selama perlombaan berlangsung.

IMG-20260610-WA0051
Peserta lomba mewarnai yang digelar mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Surabaya dalam rangka Hari Jadi Ke-733 Surabaya. (Istimewa)

Perwakilan Envio Store, Teguh, mengatakan bahwa kegiatan seperti lomba mewarnai mampu melatih keberanian anak dalam berekspresi sekaligus mengembangkan imajinasi mereka. “Kegiatan ini membuat anak-anak lebih berani menentukan warna dan menuangkan kreativitas mereka sendiri tanpa harus diarahkan orang tua,” ujarnya.

Menurut dia, keterlibatan Envio Store juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan konsep retail one stop shopping kepada masyarakat Surabaya dan Sidoarjo.

Saat ini, Envio Store telah hadir di sejumlah wilayah seperti Rungkut, Ketintang, dan Sedati Sidoarjo dengan menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga, kosmetik, perlengkapan dapur, alat elektronik, hingga alat tulis dan mainan anak.

Sementara itu, perwakilan Greebel, Adi, mengaku kagum melihat tingginya antusiasme peserta. Bahkan, banyak anak membawa perlengkapan mewarnai tambahan milik pribadi.

“Panitia menyediakan 12 warna, tetapi banyak peserta membawa tambahan sendiri mulai 18 warna, 36 warna, bahkan sampai 72 warna,” katanya.

Ia menilai lomba seperti ini memiliki dampak positif terhadap perkembangan mental dan kreativitas anak-anak sejak dini. “Anak-anak jadi lebih berani mengekspresikan imajinasi dan belajar percaya diri untuk berkompetisi meraih prestasi,” tambahnya.

Tak hanya itu, Spark English turut memberikan voucher beasiswa bagi para pemenang lomba sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan anak.

IMG-20260610-WA0049
Panitia dan pendukung kegiatan lomba mewarnai yang digelar mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Surabaya dalam rangka Hari Jadi Ke-733 Surabaya. (Istimewa)

Kolaborasi mahasiswa dan sponsor tersebut dinilai mampu menciptakan sinergi positif antara dunia pendidikan, industri, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Surabaya ingin menunjukkan bahwa pembelajaran di kampus tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik nyata di bidang komunikasi, public relations, event management, dan kerja sama industri. Selain menjadi wadah kreativitas anak, kegiatan tersebut sekaligus menjadi media pengenalan kampus kepada masyarakat melalui aktivitas edukatif dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar. (dite)

METROTODAY, SURABAYA – Kreativitas puluhan anak-anak mewarnai suasana peringatan Hari Jadi Ke-733 Kota Surabaya. Sebanyak 50 peserta mengikuti Lomba Mewarnai yang digelar mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Surabaya, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari project event mahasiswa sebagai implementasi praktik komunikasi, public relations, hingga manajemen sponsorship secara langsung di lapangan. Menariknya, mahasiswa menggandeng sejumlah brand dan lembaga pendidikan, mulai Envio Store, Greebel, hingga Spark English untuk mendukung suksesnya kegiatan edukatif tersebut.

Sejak pagi, suasana lomba berlangsung meriah. Anak-anak tampak antusias menuangkan kreativitas melalui beragam kombinasi warna. Para orang tua pun turut mendampingi dan memberi semangat selama perlombaan berlangsung.

IMG-20260610-WA0051
Peserta lomba mewarnai yang digelar mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Surabaya dalam rangka Hari Jadi Ke-733 Surabaya. (Istimewa)

Perwakilan Envio Store, Teguh, mengatakan bahwa kegiatan seperti lomba mewarnai mampu melatih keberanian anak dalam berekspresi sekaligus mengembangkan imajinasi mereka. “Kegiatan ini membuat anak-anak lebih berani menentukan warna dan menuangkan kreativitas mereka sendiri tanpa harus diarahkan orang tua,” ujarnya.

Menurut dia, keterlibatan Envio Store juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan konsep retail one stop shopping kepada masyarakat Surabaya dan Sidoarjo.

Saat ini, Envio Store telah hadir di sejumlah wilayah seperti Rungkut, Ketintang, dan Sedati Sidoarjo dengan menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga, kosmetik, perlengkapan dapur, alat elektronik, hingga alat tulis dan mainan anak.

Sementara itu, perwakilan Greebel, Adi, mengaku kagum melihat tingginya antusiasme peserta. Bahkan, banyak anak membawa perlengkapan mewarnai tambahan milik pribadi.

“Panitia menyediakan 12 warna, tetapi banyak peserta membawa tambahan sendiri mulai 18 warna, 36 warna, bahkan sampai 72 warna,” katanya.

Ia menilai lomba seperti ini memiliki dampak positif terhadap perkembangan mental dan kreativitas anak-anak sejak dini. “Anak-anak jadi lebih berani mengekspresikan imajinasi dan belajar percaya diri untuk berkompetisi meraih prestasi,” tambahnya.

Tak hanya itu, Spark English turut memberikan voucher beasiswa bagi para pemenang lomba sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan anak.

IMG-20260610-WA0049
Panitia dan pendukung kegiatan lomba mewarnai yang digelar mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Surabaya dalam rangka Hari Jadi Ke-733 Surabaya. (Istimewa)

Kolaborasi mahasiswa dan sponsor tersebut dinilai mampu menciptakan sinergi positif antara dunia pendidikan, industri, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Surabaya ingin menunjukkan bahwa pembelajaran di kampus tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik nyata di bidang komunikasi, public relations, event management, dan kerja sama industri. Selain menjadi wadah kreativitas anak, kegiatan tersebut sekaligus menjadi media pengenalan kampus kepada masyarakat melalui aktivitas edukatif dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar. (dite)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait