Secara nasional, total formasi ASN Kementerian Agama mencapai 110.553 formasi, yang terdiri dari 20.772 CPNS dan 89.781 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kemudian dilanjutkan dengan pembinaan secara daring bersama seluruh Kantor Kemenag kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, dalam arahannya menegaskan agar para PNS baru meluruskan niat bekerja sebagai bentuk ibadah, sehingga mampu menghadirkan pelayanan yang sesuai standar nasional.
Ia pun memberikan pesan tegas mengenai etika kerja dan sikap dalam melayani masyarakat.

“Apa artinya kepintaran jika tidak dibarengi kerendahan hati dan sopan santun. Jangan melayani dengan sombong. Waktu kerja ASN adalah milik rakyat. Jangan dikorupsi. Kita ini pelayan, bukan penguasa,” tegas Bahtiar.
Selain soal etika, Bahtiar juga mengingatkan agar tidak ada praktik pungutan atau pemberian imbalan apa pun terkait pelantikan yang baru saja diterima.
Ia menekankan bahwa keberhasilan lolos dan diangkat menjadi PNS adalah bentuk takdir dan doa, bukan jasa pihak lain.
“Tidak boleh ada yang merasa berjasa atas pelantikan Anda dan meminta imbalan. Ini semua adalah takdir dan berkat doa orang tua,” tuturnya.
Tiket Diskon 30 Persen KA Ekonomi di Daop 8 Surabaya untuk Pemudik Masih Tersedia 62 Ribu
Di akhir acara, Bahtiar secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada perwakilan PNS baru sebagai tanda dimulainya masa pengabdian mereka secara resmi di lingkungan Kementerian Agama Jawa Timur. (ahm)

