METROTODAY, SIDOARJO – Perusahaan kertas dan produk kemasan PT Tjiwi Kimia menunjukkan komitmen dalam menjaga kesehatan para karyawannya. Melalui kegiatan sosialisasi penyakit Tuberkulosis (TBC) di tempat kerja, perusahaan berupaya meningkatkan pengetahuan sekaligus kesadaran pekerja terhadap bahaya penyakit menular tersebut.
Sosialisasi diikuti oleh karyawan internal dari bagian administrasi, komisariat SPSI Tjiwi Kimia, serta bagian SSR (Safety and Security Representative) pada Rabu (20/5/2026). Acara berlangsung dalam suasana interaktif. Para peserta antusias mengikuti penjelasan dan sesi diskusi yang diberikan oleh pemateri. Sosialisasi kesehatan tersebut menghadirkan dr Astri Paramarthaputri, dokter perusahaan Tjiwi Kimia, sebagai narasumber utama.
Dalam paparannya, dr Astri menjelaskan berbagai hal terkait penyakit TBC. Mulai proses penularan, gejala, hingga langkah pencegahannya.
Menurut dr Astri, TBC masih menjadi salah satu penyakit menular yang perlu diwaspadai, terutama di lingkungan kerja yang melibatkan banyak interaksi antar individu setiap hari. Karena itu, pemahaman yang benar mengenai penyakit TBC dinilai sangat penting agar penyebaran dapat dicegah sejak dini.
”Pencegahan tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang-orang di sekitar kita, khususnya keluarga di rumah,” jelas dr Astri.
Penularan TBC, lanjut dia, umumnya terjadi melalui percikan droplet atau udara saat penderita batuk, bersin, maupun berbicara. Oleh sebab itu, kesadaran menjaga kesehatan dan kebersihan menjadi langkah penting dalam meminimalkan risiko penularan.
METROTODAY, SIDOARJO – Perusahaan kertas dan produk kemasan PT Tjiwi Kimia menunjukkan komitmen dalam menjaga kesehatan para karyawannya. Melalui kegiatan sosialisasi penyakit Tuberkulosis (TBC) di tempat kerja, perusahaan berupaya meningkatkan pengetahuan sekaligus kesadaran pekerja terhadap bahaya penyakit menular tersebut.
Sosialisasi diikuti oleh karyawan internal dari bagian administrasi, komisariat SPSI Tjiwi Kimia, serta bagian SSR (Safety and Security Representative) pada Rabu (20/5/2026). Acara berlangsung dalam suasana interaktif. Para peserta antusias mengikuti penjelasan dan sesi diskusi yang diberikan oleh pemateri. Sosialisasi kesehatan tersebut menghadirkan dr Astri Paramarthaputri, dokter perusahaan Tjiwi Kimia, sebagai narasumber utama.
Dalam paparannya, dr Astri menjelaskan berbagai hal terkait penyakit TBC. Mulai proses penularan, gejala, hingga langkah pencegahannya.
Menurut dr Astri, TBC masih menjadi salah satu penyakit menular yang perlu diwaspadai, terutama di lingkungan kerja yang melibatkan banyak interaksi antar individu setiap hari. Karena itu, pemahaman yang benar mengenai penyakit TBC dinilai sangat penting agar penyebaran dapat dicegah sejak dini.
”Pencegahan tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang-orang di sekitar kita, khususnya keluarga di rumah,” jelas dr Astri.
Penularan TBC, lanjut dia, umumnya terjadi melalui percikan droplet atau udara saat penderita batuk, bersin, maupun berbicara. Oleh sebab itu, kesadaran menjaga kesehatan dan kebersihan menjadi langkah penting dalam meminimalkan risiko penularan.