Terhitung sejak 2017, total kerugian yang dialami para korban di Indonesia sebesar Rp 4,6 triliun. Data kerugian yang mencapai triliunan rupiah tersebut menunjukkan bahwa kejahatan siber bukan lagi sekadar kejahatan “kecil” di internet, melainkan ancaman serius terhadap keamanan ekonomi digital nasional.
Kelompok usia muda, khususnya remaja dan pengguna aktif game online maupun media sosial, menjadi target paling rentan akibat tingginya intensitas penggunaan platform digital dan masih rendahnya literasi keamanan siber.
Ada beberapa cara untuk menghindari modus penipuan game online. Di antaranya:
– Tidak mudah tergiur dengan harga murah.
– Hindari transaksi langsung tanpa rekber terpercaya.
– Tidak memberikan kode OTP email pada siapapun.
”Maraknya penipuan online, judi online, dan berbagai bentuk scam harus direspons dengan langkah yang lebih optimal. Kami ingin mencegah munculnya korban baru dan memastikan setiap laporan bisa ditindak lebih cepat,” kata Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam sebuah kesempatan bulan lalu. (ezaar)
Page: 1 2
Pelindo memastikan sejumlah pelabuhan di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah kembali beroperasi normal pascagempa bumi…
Malam Apresiasi Paskibraka Kota Surabaya Tahun 2026 digelar di Lobi Lantai 2 Balai Kota Surabaya,…
Mobil Suzuki Ertiga dengan nomor polisi W 1864 RK mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya…
Pemerintah Kota Surabaya menggelar Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Balai Kota…
Peringatan HUT Kemerdekaan RI sangat monumental bagi seluruh rakyat Indonesia. Minggu malam (16/8/2026), digelar malam…
Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn memimpin upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan…
This website uses cookies.