Categories: Nasional

Menhaj Gus Irfan Lantik PPIH Embarkasi Surabaya, Siap Layani 43.200 Jemaah Haji

METROTODAY, SURABAYA – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya resmi dilantik di Asrama Haji Surabaya, Jumat (17/4).

Acara ini digelar serentak bersama 16 embarkasi se-Indonesia secara daring, menandai dimulainya operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang akan mulai memberangkatkan jemaah pada 21 April mendatang.

Embarkasi Surabaya tahun ini mendapat kepercayaan melayani total 43.200 jemaah yang berasal dari wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Para jemaah akan dibagi ke dalam 116 kloter keberangkatan.

Selain pelantikan, panitia juga melakukan meal test atau pengecekan kualitas makanan. Tahun ini, ada kebijakan khusus terkait menu sajian selama penerbangan yang diformulasikan agar lebih ramah di lambung dan menjaga kesehatan jemaah, khususnya para lansia.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa persiapan sudah berjalan sangat matang.

PPIH Embarkasi Surabaya saat dilantik, Jumat (17/4) di Asrama Haji Surabaya. Mereka akan melayani 43.200 jemaah. (Foto: Ahmad/METROTODAY)

Salah satu pencapaian terbesar adalah selesainya seluruh administrasi perjalanan jauh hari sebelum keberangkatan.

“Semua visa jamaah haji kita sudah keluar, itu artinya kerja keras mereka sudah terbayar,” terang Gus Irfan.

Menhaj menegaskan bahwa kenyamanan konsumsi menjadi fokus utama. Pemerintah memastikan makanan aman dikonsumsi, termasuk bagi jemaah yang memiliki masalah pencernaan atau tidak terbiasa dengan makanan pedas.

“Yang tidak suka pedas sudah diantisipasi. Menu utama dibuat tidak pedas dan tidak asam, namun bumbu atau sambal tetap disiapkan terpisah bagi yang menyukainya,” tuturnya.

Kebijakan ini diambil agar kondisi kesehatan jemaah tetap prima selama menempuh perjalanan udara yang cukup panjang.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Irfan juga menginformasikan inovasi baru yang sedang diuji coba pemerintah, yaitu skema embarkasi tanpa asrama haji.

Program perdana dilakukan di Yogyakarta dengan memanfaatkan hotel dekat bandara.

“Kalau ini berhasil mungkin bisa diperluas ke daerah lain yang ingin menjadi embarkasi tanpa memiliki asrama haji,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi atas penambahan kuota yang cukup signifikan tahun ini.

Hal ini dinilai mampu membantu meringankan beban antrean haji yang panjang.

“Kami bersyukur Jawa Timur mendapat tambahan jamaah cukup signifikan, ini menjadi harapan untuk mengurangi panjangnya antrean,” katanya.

Untuk jangka panjang, pengembangan embarkasi terus didorong. Selain Bandara Juanda, Bandara Dhoho Kediri kini diproyeksikan menjadi embarkasi tambahan karena dinilai layak secara infrastruktur, meskipun penyediaan fasilitas pendukung seperti asrama haji masih akan dibahas lebih lanjut. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Sidoarjo Jadi Kabupaten STBM 5 Pilar, Bukti Budaya Hidup Bersih di Masyarakat

Upaya panjang Pemkab Sidoarjo membangun budaya hidup bersih dan sehat akhirnya membuahkan hasil. Resmi menyandang…

13 hours ago

Harkopnas ke-79, Momentum Serukan Kebangkitan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Nasional

Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) sukses menyelenggarakan acara Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tingkat…

15 hours ago

Isu HIV di Kalangan Pelajar Merupakan Akumulasi Kasus, Dinkes Sidoarjo: Edukasi dan Pendampingan Harus Jadi Prioritas

Isu yang menyebut ratusan pelajar di Kabupaten Sidoarjo terjangkit HIV sempat memicu keresahan masyarakat. Bahkan…

23 hours ago

70 Persen Wabah Baru dari Hewan, Surabaya Perkuat Pencegahan Zoonosis Termasuk Leptospirosis dan Rabies

Sekitar 70 persen penyakit menular baru yang berpotensi wabah berasal dari hewan. Menjawab ancaman itu,…

1 day ago

Mentan Amran Janji Bayar Rp 100 Miliar Jika Benih Jagung ITS Hasilkan 10 Ton per Hektare

Kementerian Pertanian RI memberikan dukungan nyata hilirisasi riset perguruan tinggi dengan membeli sejumlah alat pertanian…

1 day ago

Muatan Berat dan Jalan Miring, Tossa Tercebur ke Sungai di Kenjeran Surabaya, Pengemudi Selamat

Sebuah kendaraan roda tiga atau tossa bernomor polisi L 3539 EX yang mengangkut material bangunan…

2 days ago

This website uses cookies.