“Kalau anak tidur malam hari sambil minum susu, itu akan menyebabkan karies di empat gigi depan yang kita sebut jenis nursing bottle syndrome. Jika susu formula saja sebenarnya tidak apa-apa, asal waktunya terputus dan segera dibersihkan agar tidak ada kesempatan terjadi fermentasi atau mengeluarkan asam yang merusak gigi,” terangnya.
Pencegahan kerusakan gigi pun dimulai sejak masa kandungan melalui pemenuhan gizi ibu, karena benih gigi anak sudah terbentuk sejak usia kehamilan empat bulan.
Ia pun mengingatkan agar orang tua rutin membawa anak ke dokter gigi minimal enam bulan sekali, jangan menunggu sampai sakit.
“Jangan menunggu anak mengeluh sakit, karena kalau sudah sakit berarti lubangnya sudah dalam. Padahal, awal gigi berlubang itu ditandai dengan bercak putih yang hanya bisa diketahui oleh dokter gigi,” pungkasnya. (ahm)
Page: 1 2
Suasana hangat penuh tawa memenuhi Pasar Burung Dolly, RW 12 Kelurahan Putat Jaya, Surabaya. Dalam…
Wakil Ketua Bidang Hukum dan Pembelaan Wartawan PWI Jawa Timur Samiadji Makin Rahmat menyatakan bahwa…
Ketua DPRD Jatim M. Musyafak Rouf mengajak seluruh masyarakat untuk bersikap dewasa atas isu-isu yang…
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, tantangan menjaga persatuan bangsa kini tidak hanya terjadi…
Forkopimda, ormas, maupun perwakilan berbagam organisasi lain menghimbau masyarakat agar tidak percaya hoaks (berita palsu).…
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jawa Timur telah berhasil mengidentifikasi…
This website uses cookies.