Wisatawan menikmati off road di Adventure Land Romokalisari di Surabaya Utara. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Surabaya berhasil menembus 10 besar destinasi liburan singkat (micro-travel) terfavorit di Asia. Prestasi ini tak lepas dari pesatnya pengembangan destinasi wisata baru di Kota Pahlawan.
Data dari sebuah platform perjalanan digital asal Singapura menempatkan Surabaya di antara destinasi-destinasi teratas di Asia, bersaing dengan kota-kota besar seperti Kuala Lumpur, Seoul, Taipei, Manila, Pattaya, Jeju, Nagoya, Kaohsiung dan Penang.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan komitmen Pemkot Surabaya untuk terus mengembangkan destinasi wisata.
“Kita sekarang membangun lebih banyak tempat wisata, ada offroad, ada Kota Lama, dan kita juga memberikan tempat yang nyaman lainnya untuk liburan singkat,” ujarnya pada Kamis (3/7).
Lebih lanjut, Eri menjelaskan upaya Pemkot dalam menata fasilitas umum untuk kenyamanan wisatawan.
“Kita juga menata jalan, parkir tepi jalan umum, keindahan kota dan melarang orang berjualan di pedestrian. Semua itu untuk membuat orang nyaman ketika datang ke Surabaya,” jelasnya.
Ia menambahkan, peningkatan kenyamanan fasilitas umum secara langsung berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan.
“Ketika tempat liburan itu banyak orang datang, akhirnya banyak pemasukan, (perekonomian) restorannya jalan, hotelnya jalan, sehingga ada pajak yang masuk,” terang Eri.
Eri menegaskan, peningkatan kunjungan wisatawan akan berdampak positif pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Surabaya.
“Makanya, menata kota itu agar investasi masuk. Ketika semua berkunjung untuk wisata di Surabaya, semuanya (perekonomian) bisa bergerak. Kami akan berkomitmen terus untuk meningkatkan kenyamanan tempat wisata ke depannya,” tegasnya.
Pendapatan tersebut, dikatakan Eri, akan digunakan untuk membiayai program-program pro rakyat seperti sekolah gratis dan layanan kesehatan gratis. (ahm)
Warga Muhammadiyah di Surabaya menjalankan salat tarawih, Selasa (17/2) malam, sebagai penanda awal ramadan 1447…
Rukyatul hilal untuk menetapkan 1 ramadan 1447 H/2026 M yang dilakukan di Masjid Al Mabrur,…
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh…
Pemerintah akan melaksanakan rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan Ramadan 1447 Hijrah Selasa (17/2). Hasil…
BAIT itu seperti mesin waktu. Begitu terdengar, kenangan langsung bergerak mundur ke masa silam. Bukan…
Imlek tahun 2577 Kongzili atau 2026 memasuki tahun kuda api, dipercaya sebagai simbol kebebasan semangat…
This website uses cookies.