Hingga saat ini perjalanan pulang jemaah berjalan aman dan terkendali. Tidak ada kendala serius atau insiden yang membahayakan keselamatan penerbangan, baik saat perjalanan menuju Surabaya maupun saat pemberangkatan dari Arab Saudi.
“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kendala yang signifikan. Jadi, begitu pesawat tersebut take off dari Jeddah menuju Surabaya, sampai kemudian pesawat tersebut harus kembali lagi ke Jeddah, sampai saat ini belum ada kendala yang berarti,” tuturnya.
Seperti halnya di kloter 19 yang terlambat kurang satu jam masuk ke Asrama Haji Surabaya, tak hanya itu kloter 30 yang berasal dari Lamongan dan Tuhan dijadwalkan tiba Senin (8/6) malam mundur menjadi Selasa (9/6) siang.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam mengatakan jadwal kepulangan berbeda dengan keberangkatan. Apalagi di Bandara Jeddah dan Madinah menurut Anam sangat padat karena banyak jemaah dari seluruh dunia.
“Kalau keberangkatan flownya dari sini, kepulangan jadwal dari sana flow dari sana. Jadi aspek kepadatan menjadi problem karena sangat padat sedunia,” tutur Anam.
Sementara itu hingga saat ini PPIH Debarkasi Surabaya mencatat 59 orang wafat di tanah suci. Sedangkan saat keberangkatan satu orang wafat 1 orang sehingga total ada 60 orang wafat. (ahm)
Page: 1 2
Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) sukses menyelenggarakan acara Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tingkat…
Sebuah sepeda motor bernomor polisi B 6391 TRX milik warga lokal terbakar hebat saat melintas…
Dukungan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bagi penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tidak berhenti pada…
Sebuah truk kontainer bernomor polisi L 8615 UG yang mengangkut muatan baja sepanjang 4,5 meter…
Isu yang menyebut ratusan pelajar di Kabupaten Sidoarjo terjangkit HIV sempat memicu keresahan masyarakat. Bahkan…
Sekitar 70 persen penyakit menular baru yang berpotensi wabah berasal dari hewan. Menjawab ancaman itu,…
This website uses cookies.