Menjelang keberangkatan, Eri mengingatkan para jemaah untuk mempersiapkan diri menghadapi cuaca ekstrem di Tanah Suci yang suhunya bisa mencapai 40 hingga 45 derajat Celsius.
“Jamaah diimbau menggunakan pelindung seperti topi atau payung serta memperbanyak konsumsi air putih. Kalau ada yang kurang sehat, segera lapor ke petugas karena setiap kloter sudah ada tenaga medisnya,” imbuhnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesabaran, terutama saat menjalani rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) yang padat.
Terpisah, Plt Kepala Kanwil Kemenhaj Jatim, Mohammad As’adul Anam, menjelaskan mekanisme jalur haji khusus. Kuota haji khusus mencapai 8 persen dari total kuota nasional.
“Kalau Haji Khusus ini karena tidak terikat secara administrasi seperti reguler, maka sepenuhnya pelaksanaannya ditanggung oleh pihak penyelenggara atau konsorsium,” jelas Anam.
Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, menghadiri uji publik terhadap rancangan undang-undang perubahan atas Undang-Undang Nomor 39…
Sebuah rekaman video berdurasi 2 menit 15 detik yang diduga memperlihatkan dua mahasiswa melakukan perbuatan…
Era baru permainan tiga bek resmi dimulai di San Siro. Manajemen AC Milan mengejutkan bursa…
Persebaya Surabaya merayakan hari jadinya yang ke-99 pada Kamis (18/6/2026) dengan mengusung semangat Persebaya untuk…
Hari jadi Persebaya Surabaya yang ke-99 dirayakan dengan penuh suka cita oleh para suporter yang…
Drama emosional berbalut ketegangan tinggi tersaji pada laga perdana Grup L Piala Dunia 2026 di…
This website uses cookies.