Di lokasi tersebut nantinya akan dibangun ratusan gedung yang dikelompokkan dalam beberapa blok. Tujuannya agar sebagian besar bahkan seluruh jemaah Indonesia dapat tinggal di satu kawasan yang sama selama menjalankan ibadah.
“Kampung Haji sudah dimulai persiapannya, sekarang masih dalam proses pembebasan lahan. Dari luas keseluruhan 84.000 hektare, sekitar 54 hektare sudah selesai. Di sini nanti akan dibangun ratusan gedung yang terbagi dalam puluhan blok. Harapannya sebagian besar, bahkan jika memungkinkan seluruh jemaah Indonesia, dapat ditampung di kawasan ini,” jelasnya.
Lokasi pembangunan dipilih di tempat yang sangat strategis, tepatnya di daerah Jabal Hindawiyah, Mekkah. Jaraknya hanya sekitar 2 hingga 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.
Untuk menunjang kenyamanan dan keamanan, nantinya akan dibangun jalur penghubung khusus berupa terowongan bawah tanah yang menghubungkan langsung kawasan permukiman dengan tempat ibadah utama.
“Letaknya hanya sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Nanti akan disediakan akses tersendiri berupa jalan bawah tanah. Dengan demikian perjalanan jemaah menjadi lebih aman, nyaman, dan tidak terganggu oleh lalu lintas kendaraan maupun keramaian jemaah dari negara lain,” tambahnya.
Diskominfo Sidoarjo menjanjikan akan menyalurkan internet highspeed untuk lapangan-lapangan desa yang mayoritas sudah berbenah dan…
Harga bahan baku plastik yang masih berada di tingkat tinggi menjadi salah satu tantangan tersendiri…
Lapangan bola yang tersebar di banyak desa di Sidoarjo ternyata memiliki potensi ekonomi besar. Hal…
Mimpi untuk menunaikan ibadah haji akhirnya menjadi kenyataan bagi Mukarromah Basyar. Perempuan 57 tahun asal…
Kebun Binatang Surabaya (KBS) resmi menjalin kerja sama konservasi dengan iZoo Shizuoka, Jepang, melalui skema…
Warga Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya, Senin (29/4) digemparkan oleh seorang…
This website uses cookies.