“Ini adalah perjalanan spiritual yang mulia. Saya berpesan, selain khusyuk beribadah, tolong jaga sikap. Sebagai wartawan, kita adalah representasi masyarakat. Jadilah duta yang membawa citra positif pers Indonesia, khususnya Jawa Timur,” tegas Lutfil dalam sambutannya.
Lutfil juga menitipkan pesan khusus. Ia meminta para jemaah mendoakan rekan-rekan wartawan lain yang masih dalam daftar tunggu agar segera menyusul ke Tanah Suci dalam kondisi sehat.
Tak lupa, doa untuk kemajuan pers nasional, keamanan bangsa dan keselamatan seluruh insan pers yang sedang bertugas di berbagai daerah juga diharapkan mengalir dari lisan para jemaah di depan Ka’bah.
Senada dengan Lutfil, Ketua Dewan Pakar PWI Pusat, Dhimam Abror, memberikan wejangan teknis sekaligus spiritual.
Mengingat masa tunggu yang sangat lama, ia meminta para jemaah tidak menyia-nyiakan waktu dengan hal-hal di luar ibadah selama di Tanah Suci.
“Saya berharap rekan-rekan fokus. Kalian sudah menunggu lama untuk momen ini. Jaga kondisi kesehatan agar semua rangkaian ibadah bisa dijalankan dengan sempurna,” pesan Dhimam Abror yang juga mantan ketua PWI Jatim selama dua periode. (jay/MT)
Page: 1 2
Diskominfo Sidoarjo menjanjikan akan menyalurkan internet highspeed untuk lapangan-lapangan desa yang mayoritas sudah berbenah dan…
Harga bahan baku plastik yang masih berada di tingkat tinggi menjadi salah satu tantangan tersendiri…
Lapangan bola yang tersebar di banyak desa di Sidoarjo ternyata memiliki potensi ekonomi besar. Hal…
Mimpi untuk menunaikan ibadah haji akhirnya menjadi kenyataan bagi Mukarromah Basyar. Perempuan 57 tahun asal…
Kebun Binatang Surabaya (KBS) resmi menjalin kerja sama konservasi dengan iZoo Shizuoka, Jepang, melalui skema…
Warga Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya, Senin (29/4) digemparkan oleh seorang…
This website uses cookies.