Categories: Kabar Haji

Jemaah Haji NTT Tampil Glamor di Asrama Haji Surabaya Rayakan Kepulangan dari Tanah Suci ke Daerah

METROTODAY, SURABAYA – Suasana Asrama Haji Sukolilo Surabaya diwarnai pemandangan unik Minggu (6/7) pagi. Rombongan jemaah haji asal Nusa Tenggara Timur (NTT) menarik perhatian dengan busana mewah mereka saat bersiap kembali ke kampung halaman.

Terlihat perempuan tampil menawan dengan gaun pesta berhias manik-manik dan payet emas, lengkap dengan perhiasan dan kerudung yang menyerupai busana pengantin.

Sementara pria mengenakan gamis panjang dan surban ala pria Arab. Bukan untuk menghadiri pesta, penampilan glamor ini merupakan tradisi penyambutan pulang jemaah haji dari Kupang, NTT.

Jemaah haji kloter 74 dan 75 ini memilih menginap di Asrama Haji setelah tiba dari Tanah Suci Jumat (4/7) malam.

Berbeda dengan jemaah haji dari Bali yang langsung pulang, mereka memilih beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Kasma salah satu jemaah haji asal Kuanino, Kota Raja, Kupang, menjelaskan tradisi unik ini. “Kami tinggal di Kupang, tetapi kami merupakan keturunan dari Bone, Bugis, Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa busana mewah ini bukan untuk pamer, melainkan sebagai simbol penghormatan atas keberhasilan menunaikan ibadah haji, sebuah pencapaian yang tidak semua orang, khususnya dari kalangan Bugis, mampu raih.

Tradisi penyambutan jemaah haji di NTT, lanjut Kasma, berlangsung meriah.

“Kami datang disambut saudara-saudara, bahkan saudara dari jauh juga turut hadir menyambut. Ada juga teman-teman dan para tetangga. Biasanya tiduri ayahnya yang telah mendaftar sejak tahun 2013.

Busana dan perhiasan yang dikenakannya telah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

“Baju dan segala pernak-perniknya ini sudah dipersiapkan sejak sebelum berangkat ke Tanah Suci. Jadi baju ini juga kami bawa ke Tanah Suci. Memang disiapkan untuk dipakai ketika pulang ke Kup4ang dari Surabaya,” tuturnya.

Sebanyak 140 jemaah haji NTT dari Kota Kupang, termasuk Kasma, dijadwalkan terbang dari Bandara Juanda pukul 11.10 WIB dan diperkirakan tiba di Bandara El Tari pukul 14.10 WITA.

Hingga Minggu pagi, sebanyak 30.721 jemaah haji dari 81 kloter Debarkasi Surabaya telah kembali ke Tanah Air, atau sekitar 83 persen dari total 36.815 jemaah haji. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Atasi Banjir di Surabaya Selatan, Pemkot Fokus Penyambungan Saluran dan Penyamaan Ketinggian Air

Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…

7 hours ago

Anas Karno Resmi Jabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya

Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…

7 hours ago

Gantikan Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri Dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

7 hours ago

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…

9 hours ago

Pakar: Pengelolaan Budaya Surabaya Dinilai Masih Fase Transisi

Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…

1 day ago

KAI Uji Coba Biodiesel B50 di KA Sembrani, Performa Tetap Optimal di Jalur Surabaya – Jakarta

PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…

1 day ago

This website uses cookies.