Categories: Kabar Haji

Ratusan Jemaah Haji Kloter 43 dan 44 Asal Banyuwangi Tertunda Pulang Akibat Konflik Timur Tengah, PPIH Pastikan Keamanan

METROTODAY, SURABAYA – Ratusan jemaah haji asal Banyuwangi dan Pamekasan dari Kloter 43 dan 44 terpaksa menunda kepulangan ke Tanah Air akibat eskalasi konflik politik di Timur Tengah, khususnya antara Iran dan Israel.

Penutupan sementara Bandara Internasional Muscat, Oman, berdampak langsung pada jadwal penerbangan mereka dari Jeddah menuju Indonesia.

Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Sugiyo, membenarkan pembatalan penerbangan dua kloter tersebut.

“Ya, betul ditunda. Sampai kapan belum ada jadwal baru,” kata Sugiyo saat dikonfirmasi, Selasa (24/6).

Sebanyak 380 jemaah tergabung dalam Kloter 43, sementara Kloter 44 mencakup 379 jemaah. Mereka sedianya dijadwalkan tiba di Bandara Juanda, Selasa malam, melalui penerbangan SV 5302 dan SV 5440.

Namun, surat resmi dari Hajj Operation Command Centre menyebutkan bahwa penerbangan dibatalkan demi keselamatan operasional.

Sugiyo menyebutkan, jika kondisi memungkinkan, kepulangan dua kloter tersebut akan dijadwalkan ulang pada Kamis (26/6). “Jika tidak ada kendala, dua kloter akan dipulangkan Kamis,” ujarnya optimis.

Selama masa penundaan, para jemaah diinapkan di hotel sekitar Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, dan seluruh kebutuhan akomodasi serta konsumsi ditanggung pihak maskapai Saudi Arabia Airlines.

“Semua difasilitasi. Jemaah tetap mendapat makan dan akomodasi layak,” terang Sugiyo.

PPIH juga memastikan bahwa seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan berada di bawah pengawasan intensif petugas.

Pihaknya berharap situasi segera membaik sehingga kepulangan kloter berikutnya, yakni kloter 45 hingga 97, dapat berlangsung sesuai jadwal.

Sugiyo juga mengimbau keluarga jemaah untuk tidak panik dan tetap tenang.

“Kami terus pantau kondisi di Jeddah dan selalu update informasi kepada keluarga. Pemerintah juga sudah melakukan negosiasi dengan pihak Arab Saudi,” ujarnya menenangkan.

Sementara itu, Kloter 42 telah mendarat dengan selamat di Asrama Haji Debarkasi Surabaya pada Selasa (24/6) pagi, dan para jemaahnya telah dipulangkan ke daerah masing-masing. Total jemaah haji yang sudah tiba hingga hari ini mencapai 15.735 orang.

Pantauan di Asrama Haji Surabaya malam ini menunjukkan situasi yang relatif lengang, sambil menunggu kepulangan kloter-kloter berikutnya.

Pemerintah berharap proses debarkasi selanjutnya tidak terganggu situasi geopolitik yang sedang berlangsung. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

6 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

17 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

17 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

18 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

19 hours ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

19 hours ago

This website uses cookies.