Dompet Turis Digeprek Mesin Kasir, Suporter Bola di AS Susah Lolos dari Jebakan Tip 30 Persen

METROTODAY, NEW YORK – Piala Dunia 2026 tak hanya menghadirkan kejutan di lapangan hijau, tetapi juga di meja restoran. Ribuan suporter yang datang ke Amerika Serikat mengaku dibuat kebingungan oleh budaya memberi tip kepada pelayan yang sudah mengakar di Negeri Paman Sam.

Di berbagai kota tuan rumah, mulai dari New York, Atlanta hingga Kansas City, banyak restoran bahkan mulai menerapkan tip otomatis sebesar 20 persen pada tagihan demi menghindari kesalahpahaman dengan wisatawan asing yang tidak terbiasa dengan kebiasaan tersebut.

Bagi banyak pengunjung dari Eropa, Asia maupun Amerika Selatan, membayar tip dalam jumlah besar merupakan pengalaman baru. Di sebagian besar negara mereka, biaya pelayanan biasanya sudah termasuk dalam harga makanan atau tip hanya bersifat sukarela dengan nominal kecil.

Kondisi itu membuat banyak turis tanpa sengaja meninggalkan restoran tanpa memberikan tip, bukan karena tidak menghargai pelayanan, melainkan karena memang tidak memahami sistem yang berlaku di Amerika Serikat.

Fenomena tersebut mendorong sejumlah pemilik restoran memilih “biaya tambahan” tersebut secara otomatis ke dalam tagihan pelanggan internasional.

Keluhan para suporter ramai bermunculan di media sosial. Di Reddit, seorang pengguna menceritakan pengalamannya setelah menyaksikan pertandingan Piala Dunia di Amerika dengan menulis; “Budaya memberi tip sangat menjengkelkan, setiap transaksi saya dikenai wajib bayar tip sekitar 20 hingga 30 persen. Saya bisa membeli satu menu lagi dengan harga yang saya bayarkan untuk tip,” ujar salah satu pengguna Reddit dengan kesal.

Pengguna lain mengaku kebingungan karena merasa sudah membayar biaya layanan, tetapi tetap dimintan memberi tip tambahan.

Diskusi serupa juga ramai di platform X, di mana sejumlah pendukung tim nasional Eropa menyebut sistem tersebut sebagai culture shock terbesar selama mengikuti Piala Dunia di Amerika. Besarnya tip yang diharapkan di Amerika Serikat tidak lepas dari sistem pengupahan di industri restoran.

Berdasarkan ketentuan ketenagakerjaan federal Amerika Serikat, pekerja yang menerima tip dapat dibayar dengan upah dasar yang jauh lebih rendah dibandingkan upah minimum umum, yakni serendah 2,13 dolar per jam (sekitar 38 ribu), selama total pendapatan mereka setelah ditambah tip tetap mencapai upah minimum yang berlaku.

Karena itu, tip sebesar 15-30 persen bukan lagi dianggap sebagai bonus, melainkan bagian utama dari penghasilan pelayan. Jika pelangan tidak memberikan tip, pendapatan pekerja bisa turun drastis, meski di sejumlah negara bagian terdapat aturan yang mewajibkan upah dasar lebih tinggi daripada standar federal.

METROTODAY, NEW YORK – Piala Dunia 2026 tak hanya menghadirkan kejutan di lapangan hijau, tetapi juga di meja restoran. Ribuan suporter yang datang ke Amerika Serikat mengaku dibuat kebingungan oleh budaya memberi tip kepada pelayan yang sudah mengakar di Negeri Paman Sam.

Di berbagai kota tuan rumah, mulai dari New York, Atlanta hingga Kansas City, banyak restoran bahkan mulai menerapkan tip otomatis sebesar 20 persen pada tagihan demi menghindari kesalahpahaman dengan wisatawan asing yang tidak terbiasa dengan kebiasaan tersebut.

Bagi banyak pengunjung dari Eropa, Asia maupun Amerika Selatan, membayar tip dalam jumlah besar merupakan pengalaman baru. Di sebagian besar negara mereka, biaya pelayanan biasanya sudah termasuk dalam harga makanan atau tip hanya bersifat sukarela dengan nominal kecil.

Kondisi itu membuat banyak turis tanpa sengaja meninggalkan restoran tanpa memberikan tip, bukan karena tidak menghargai pelayanan, melainkan karena memang tidak memahami sistem yang berlaku di Amerika Serikat.

Fenomena tersebut mendorong sejumlah pemilik restoran memilih “biaya tambahan” tersebut secara otomatis ke dalam tagihan pelanggan internasional.

Keluhan para suporter ramai bermunculan di media sosial. Di Reddit, seorang pengguna menceritakan pengalamannya setelah menyaksikan pertandingan Piala Dunia di Amerika dengan menulis; “Budaya memberi tip sangat menjengkelkan, setiap transaksi saya dikenai wajib bayar tip sekitar 20 hingga 30 persen. Saya bisa membeli satu menu lagi dengan harga yang saya bayarkan untuk tip,” ujar salah satu pengguna Reddit dengan kesal.

Pengguna lain mengaku kebingungan karena merasa sudah membayar biaya layanan, tetapi tetap dimintan memberi tip tambahan.

Diskusi serupa juga ramai di platform X, di mana sejumlah pendukung tim nasional Eropa menyebut sistem tersebut sebagai culture shock terbesar selama mengikuti Piala Dunia di Amerika. Besarnya tip yang diharapkan di Amerika Serikat tidak lepas dari sistem pengupahan di industri restoran.

Berdasarkan ketentuan ketenagakerjaan federal Amerika Serikat, pekerja yang menerima tip dapat dibayar dengan upah dasar yang jauh lebih rendah dibandingkan upah minimum umum, yakni serendah 2,13 dolar per jam (sekitar 38 ribu), selama total pendapatan mereka setelah ditambah tip tetap mencapai upah minimum yang berlaku.

Karena itu, tip sebesar 15-30 persen bukan lagi dianggap sebagai bonus, melainkan bagian utama dari penghasilan pelayan. Jika pelangan tidak memberikan tip, pendapatan pekerja bisa turun drastis, meski di sejumlah negara bagian terdapat aturan yang mewajibkan upah dasar lebih tinggi daripada standar federal.

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait