Tim SAR Indonesia Kembali Temukan 2 Jasad, Korban Meninggal Gempa Myanmar Tembus 3.300 Orang

METROTODAY, BEIJING – Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Myanmar pekan lalu mencapai 3.301 orang, dengan 4.792 orang terluka dan 221 lainnya masih hilang. Demikian lapor China Central Television (CCTV) yang dikutip Antara, Jumat (4/4).

Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa 3.145 orang tewas, 4.589 lainnya terluka dan 221 orang hilang akibat bencana tersebut.

Gempa bumi 7,7 magnitudo mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3) dan getarannya dapat dirasakan hingga ke Bangladesh, India, Laos, China dan Thailand.

Gempa dangkal itu merusak jaringan pipa minyak bawah tanah dan memutus jaringan listrik, kata otoritas setempat, menambahkan tanker-tanker minyak untuk mengatasi kelangkaan bahan bakar telah tiba di negara tersebut.

Sejumlah negara, termasuk Indonesia telah mengirim bantuan ke Myanmar, termasuk menerjunkan tim penyelamat.

Tim Urban Search and Rescue (USAR) Indonesia kembali menemukan dua jasad korban yang tertimbun material bangunan runtuh akibat bencana gempa bumi di Kota Naypyidaw, Myanmar, Jumat (4/4) waktu setempat

“Hari ini tim USAR kembali menemukan dua korban meninggal dunia yang tertimbun reruntuhan bangunan,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat malam.

Atas penemuan tersebut maka, menurut dia, sudah sebanyak lima orang korban yang berhasil ditemukan oleh tim USAR Indonesia yang baru memulai dua hari operasi SAR di Naypyidaw.

Sebelumnya, tim USAR yang terdiri dari personel terlatih dari Basarnas Special Grup (BSG), TNI- Polri itu sudah menemukan dan mengevakuasi tiga jasad korban, yang tertimbun material bangunan runtuh karena guncangan gempa bumi dangkal berkekuatan 7,7 magnitudo, pada Jumat (28/3).

“Sejauh ini pelaksanaan tugas cukup baik, terkait berkoordinasi terus dilakukan dengan otoritas pemerintah Myanmar,” kata Suharyanto, yang sedang berada di Myanmar sebagai delegasi untuk meninjau operasi USAR sekaligus mengantarkan langsung bantuan kemanusiaan tahap ke tiga dari Pemerintah Indonesia untuk masyarakat korban bencana di Myanmar.

Adapun penyerahan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia itu dipimpin oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno.

Selain itu juga turut hadir Kepala Basarnas Mohammad Syafii, Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhammad Husni, dan bersama perwakilan Kementerian Luar Negeri, hingga Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Indonesia.

Delegasi berikut barang bantuan dari Indonesia itu diterima langsung oleh Deputy Minister For Ministry of Social Welfare Relief and Resettlement Myanmar, Soe Kyi, dan Win Thu Htet, selaku Head of International Court of Justice Court Unit Department of Consular and Legal Affairs Ministry of Foreign Affairs. (*)

METROTODAY, BEIJING – Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Myanmar pekan lalu mencapai 3.301 orang, dengan 4.792 orang terluka dan 221 lainnya masih hilang. Demikian lapor China Central Television (CCTV) yang dikutip Antara, Jumat (4/4).

Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa 3.145 orang tewas, 4.589 lainnya terluka dan 221 orang hilang akibat bencana tersebut.

Gempa bumi 7,7 magnitudo mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3) dan getarannya dapat dirasakan hingga ke Bangladesh, India, Laos, China dan Thailand.

Gempa dangkal itu merusak jaringan pipa minyak bawah tanah dan memutus jaringan listrik, kata otoritas setempat, menambahkan tanker-tanker minyak untuk mengatasi kelangkaan bahan bakar telah tiba di negara tersebut.

Sejumlah negara, termasuk Indonesia telah mengirim bantuan ke Myanmar, termasuk menerjunkan tim penyelamat.

Tim Urban Search and Rescue (USAR) Indonesia kembali menemukan dua jasad korban yang tertimbun material bangunan runtuh akibat bencana gempa bumi di Kota Naypyidaw, Myanmar, Jumat (4/4) waktu setempat

“Hari ini tim USAR kembali menemukan dua korban meninggal dunia yang tertimbun reruntuhan bangunan,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat malam.

Atas penemuan tersebut maka, menurut dia, sudah sebanyak lima orang korban yang berhasil ditemukan oleh tim USAR Indonesia yang baru memulai dua hari operasi SAR di Naypyidaw.

Sebelumnya, tim USAR yang terdiri dari personel terlatih dari Basarnas Special Grup (BSG), TNI- Polri itu sudah menemukan dan mengevakuasi tiga jasad korban, yang tertimbun material bangunan runtuh karena guncangan gempa bumi dangkal berkekuatan 7,7 magnitudo, pada Jumat (28/3).

“Sejauh ini pelaksanaan tugas cukup baik, terkait berkoordinasi terus dilakukan dengan otoritas pemerintah Myanmar,” kata Suharyanto, yang sedang berada di Myanmar sebagai delegasi untuk meninjau operasi USAR sekaligus mengantarkan langsung bantuan kemanusiaan tahap ke tiga dari Pemerintah Indonesia untuk masyarakat korban bencana di Myanmar.

Adapun penyerahan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia itu dipimpin oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno.

Selain itu juga turut hadir Kepala Basarnas Mohammad Syafii, Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhammad Husni, dan bersama perwakilan Kementerian Luar Negeri, hingga Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Indonesia.

Delegasi berikut barang bantuan dari Indonesia itu diterima langsung oleh Deputy Minister For Ministry of Social Welfare Relief and Resettlement Myanmar, Soe Kyi, dan Win Thu Htet, selaku Head of International Court of Justice Court Unit Department of Consular and Legal Affairs Ministry of Foreign Affairs. (*)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait