Gagal Total di Piala Dunia, Presiden Federasi Sepak Bola Arab Saudi Resmi Mengundurkan Diri

Dikabarkan oleh Reuters, seluruh kemajuan tersebut gagal menutupi kekecewaan publik Riyadh terhadap performa Elang Hijau di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Arab Saudi hanya bermain imbang melawan Uruguay dan Tanjung Verde, sebelum dihajar Spanyol 0-4 sehingga finis di dasar klasemen Grup H.

Hasil itu membuat mereka kembali tersingkir pada fase grup untuk ketiga kalinya secara beruntun di Piala Dunia, memicu kritik luas dari publik dan media Saudi terhadap arah pembinaan tim nasionalnya.

Mengenai penggantinya, hingga kini SAFF belum mengumumkan nama yang akan mengambil alih kursi presiden. Federasi akan menggelar proses pemilihan sesuai regulasi setelah pengunduran diri Al-Misehal. Sejumlah pejabat negara senior federasi diperkirakan akan masuk dalam bursa pencalonan.

Pengunduran diri Al-Misehal menjadi konsekuensi dari kegagalan Arab Saudi di Piala Dunia 2026. Di tengah ambisi kerajaan menjadikan sepak bola sebagai proyek nasional serius menjelang Piala Dunia 2034, pergantian kepemimpinan SAFF diprediksi menjadi restrukturisasi besar-besaran yang akan menyasar pembinaan tim nasional dalam beberapa tahun ke depan. (eza/mt)

Dikabarkan oleh Reuters, seluruh kemajuan tersebut gagal menutupi kekecewaan publik Riyadh terhadap performa Elang Hijau di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Arab Saudi hanya bermain imbang melawan Uruguay dan Tanjung Verde, sebelum dihajar Spanyol 0-4 sehingga finis di dasar klasemen Grup H.

Hasil itu membuat mereka kembali tersingkir pada fase grup untuk ketiga kalinya secara beruntun di Piala Dunia, memicu kritik luas dari publik dan media Saudi terhadap arah pembinaan tim nasionalnya.

Mengenai penggantinya, hingga kini SAFF belum mengumumkan nama yang akan mengambil alih kursi presiden. Federasi akan menggelar proses pemilihan sesuai regulasi setelah pengunduran diri Al-Misehal. Sejumlah pejabat negara senior federasi diperkirakan akan masuk dalam bursa pencalonan.

Pengunduran diri Al-Misehal menjadi konsekuensi dari kegagalan Arab Saudi di Piala Dunia 2026. Di tengah ambisi kerajaan menjadikan sepak bola sebagai proyek nasional serius menjelang Piala Dunia 2034, pergantian kepemimpinan SAFF diprediksi menjadi restrukturisasi besar-besaran yang akan menyasar pembinaan tim nasional dalam beberapa tahun ke depan. (eza/mt)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait