METROTODAY, GUADALAJARA – Kolombia memastikan kursi di fase gugur Piala Dunia 2026 setelah menundukkan DR Kongo dengan skor tipis 1-0 pada laga Grup K di stadion Akron, Guadalajara, Rabu (24/6/2026) WIB.
Pertandingan berlangsung ketat dan sempat membuat Los Cafeteros (julukan Kolombia) bingung sebab berkali-kali gagal menaklukkan gawang Lionel Mpasi, sebelum akhirnya bek kanan andalan Kolombia, Daniel Munoz, pecah telur pada menit ke-76.
Kemenangan ini mengatar Kolombia mengoleksi enam poin dari dua pertandingan sekaligus mengamankan tiket ke babak 32 besar.
Tim asuhan Nestor Lorenzo tampil dominan dalam penguasaan bola sejak peluit awal. Kreativitas James Rodriguesz, kecepatan Luis Diaz, serta mobilitas Jhon Arias terus memukul mundur pertahanan DR Kongo.
Namun, rapatnya barisan Aaron Wan-Bissaka dan aksi gemilang Lionel Mbpasi membuat sejumlah peluang emas Kolombia terbuang sirna. Bahkan beberapa gol sempat dianulir sehingga skor kacamata bertahan lebih dari satu jam.
Tembok kokoh DR Kongo akhirnya runtuh ketika Munoz menerima umpan dari Juan Quintero sebelum melepaskan tembakan yang berbelok arah dan mengecoh Mpasi.
Gol tersebut menjadi penentu kemenanangan dalam laga yang mempertontonkan ketangguhan DR Kongo sekaligus kesabaran Kolombia dalam membongkar blok rendah lawan. Keunggulan wakil Amerika Selatan itu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Meski kalah, NST Online menyebut, DR Kongo kembali menunjukkan bahwa status mereka sebagai debutan tidak bisa diremehkan.
Setelah sebelumnya menahan imbang Cristiano Ronaldo dkk, tim racikan Sebastien Desabre mampu menyulitkan salah satu kandidat kuda hitam turnamen.
Sebelum pertandingan, Desabre menegaskan bahwa timnya siap memainkan peran sebagai underdog karena tidak diunggulkan oleh banyak pihak.
Ada pula cerita menarik yang mencuri perhatian di tribun Akron Stadium. Sosok supporter viral DR Kongo, Michel Nkuka Mboladinga, akhirnya hadir langsung di tribun Piala Dunia 2026.
Pria yang dijuluki Lumumba Vea atau Statue Man itu terkenal karena kebiasaannya berdiri tegak tanpa bergerak sepanjang 90 menit saat mendukung tim nasional negaranya.
Kehadirannya menjadi daya tarik yang terkesan berbeda bagi penonton dan media internasional.
Banyak kamera televisi berulang kali menyorot Nkuka yang tetap berdiri kaku meski pertandingan berlangsung sengit.
Yahoo Sports bahkan menyebut Nkuka sebagai salah satu ikon unik Piala Dunia tahun ini. Dukungan dan berdiri 90 menit tanpa henti yang ia tunjukkan dianggap sebagai simbol kecintaan luar biasa rakyat Kongo terhadap sepak bola.
Meski tim kesayangannya pulang tanpa poin, sosok Nkuka berhasil mencuri “kemenangan” di hati para penonton netral.
Hasil hari ini menempatkan Kolombia di pucuk Grup K diikuti Portugal di posisi kedua. Sementara itu, DR Kongo kini wajib meraih hasil positif pada laga terakhir melawan Uzbekistan apabila tak ingin mengecewakan publik Kinshasa. (ezaar/mt)

