Gelandang Borussia Dortmund itu datang ke Piala Dunia 2026 dengan beban ekspektasi yang tidak ringan. Sebagian publik Jerman sempat meragukan tempatnya di tim utama setelah penampilannya dianggap belum cukup konsiten di level internasional.
Namun perlahan Nmecha membungkam keraguan tersebut. Setelah mencetak gol cepat saat membantai Curacao 7-1 pada laga pembuka, pemain berusia 25 tahun itu kembali menunjukkan pengaruh besar ketika menghadapi Pantai Gading. Umpan cerdiknya pada masa injury time membuka jalan bagi gol kemenangan Undav.
Pelatih Julian Nagelsmann seusai pertandingan memuji karakter pemainnya yang tidak kehilangan kesabaran saat tertinggal.
Menurutnya, kemenangan ini menunjukkan kematangan mental skuad regenerasi Jerman yang dalam satu dekade terakhir kerap mendapat kritik akibat gagal total di turnamen besar.
Dilansir dari New York Post, suatu ironi apabila menganggap Les Elephants (julukan Pantai Gading) akan relatif mudah ditundukkan oleh Jerman yang baru saja meraih kemenangan besar kontra Curacao. Justru Yan Diomande dan kawan-kawan memaksa Jerman bekerja lebih keras hingga masa injury time.
Ketika situasi mulai tampak rumit, Deniz Undav dan Felix Nmecha yang dahulu diragukan, kini muncul sebagai pahlawan yang menyelamatkan wajah Nagelsmann dari kritik tajam publik Jerman. (ezaar/mt)
Page: 1 2
Kecamatan Asemrowo melakukan penertiban bangunan liar di kawasan Jalan Tambak Mayor Gang VI C, Kelurahan…
Kelompok masyarakat yang mengatasnamakan diri sebagai Rakyat Surabaya Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di depan…
Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Forum Dekan Asosiasi Fakultas Kedokteran…
Setelah sukses menahan Spanyol tanpa gol pada laga pertama, wakil Afrika itu kembali mencuri sorotan…
Pasca hujan deras yang menyebabkan sejumlah kawasan di Surabaya banjir hingga Senin (22/6) sore, warga…
Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya sejak Senin (22/6) dini hari menyebabkan sejumlah kawasan tergenang…
This website uses cookies.