Categories: Fair Play

Demo Guru Meksiko Memanas Jelang Piala Dunia 2026: “Jika Tidak Ada Solusi, Bola Tak Boleh Dimainkan”

METROTODAY, MEXICO CITY – Gelaran Piala Dunia 2026 yang tinggal hitungan hari lagi dibayangi gelombang demonstrasi dan aksi mogok kerja guru di Meksiko. Menurut laporan Reuters, ribuan guru yang tergabung dalam serikat Coordinadora Nacional de Trabajadores de la Educacion (CNTE) turun ke jalan.

Dalam aksinya, mereka menuntut kenaikan gaji, reformasi pensiun, dan peningkatan anggaran pendidikan yang dinilai selama ini kurang mendapat perhatian pemerintah setempat.

Aksi protes tersebut semakin memanas setelah para demonstran merobohkan dan membongkar sejumlah patung pemain sepak bola yang dipasang sebagai bagian dari promosi Piala Dunia 2026 di Mexico City. Sejumlah ruas jalan utama ibu kota seperti rute Insurgentes dan Pasco de la Reforma diblokade sehingga mengganggu aktivitas masyarakat dan persiapan penyelengaraan turnamen.

Meski para guru tidak secara langsung memprotes penyelenggaraan Piala Dunia, banyak demonstran menilai pemerintah lebih fokus pada proyek-proyek terkait turnamen dibanding menyelesaikan persoalan pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Sentimen tersebut diperkuat setelah pemerintah memajukan libur sekolah dan mempercepat penyesuaian kalender akademik menjelang turnamen.

Salah satu slogan yang paling sering terdengar dalam aksi tersebut adalah “Jika tidak ada solusi, bola tidak boleh dimainkan”. Slogan itu menjadi simbol perlawanan guru yang mengancam akan terus melakukan aksi selama perhelatan Piala Dunia berlangsung apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi pemerintah.

Kepada The Guardian, Pemimpin Serikat CNTE, Filiberto Frausto, menuding pemerintah lebih memprioritaskan kepentingan penyelenggaraan acara besar dibanding memenuhi hak-hak pekerja. Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa situasi tersebut menunjukkan bagaimana ruang publik dapat dialihkan demi kepentingan perusahaan-perusahaan besar yang menyokong Piala Dunia, sementara perjuangan para pekerja dan buruh justru dikesampingkan.

Salah satu peserta aksi, Sergio Cruz, juga mengaku kecewa dengan respons pemerintah yang dinilai belum menghasilkan progres berarti. ”Selama ini pemerintah hanya mengadakan pertemuan dialog dengan perwakilan pihak kami, tetapi tetap tidak ada kemajuan, kami ingin keadilan,” ujarnya kepada awak media setempat, dilansir dari The Guardian.

Di sisi lain, Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menegaskan bahwa pemerintah tetap mengedepankan dialog dan musyawarah secara etis. Ia mengakui jika ada sejumlah tuntutan yang belum dipenuhi karena keterbatasan anggaran negara.

”Ada beberapa tuntutan yang di mana anggaran tidak memungkinkan untuk kami penuhi sepenuhnya, tetapi ada juga yang bisa kami tangani,” kata Sheinbaum kepada The Guardian.

Kementerian Dalam Negeri Meksiko juga menyatakan bahwa beberapa tuntutan guru belum dapat dipenuhi bukan karena kurangnya kemauan politik, melainkan karena keterbatasan fiskal. Dilaporkan oleh Infobae, pemerintah mengklaim telah menyusun peta jalan untuk mencari solusi atas persoalan gaji dan pensiun yang menjadi tuntutan utama para demonstran.

Aksi mogok guru itu menjadi tantangan serius bagi Meksiko sebagai salah satu dari tiga tuan rumah Piala Dunia 2026. Media setempat melaporkan bahwa sejumlah pelaku usaha di pusat kota mulai khawatir karena demonstrasi berkepanjangan dapat mengganggu arus wisatawan dan aktivitas ekonomi yang diharapkan meningkat selama turnamen berlangsung.

Lima pertandingan Piala Dunia dijadwalkan berlangsung di Mexico City. Pemerintah kini berkejaran dengan waktu untuk meredam konflik sebelum sorotan dunia tertuju ke negara Aztec tersebut. (ezaar)

Naufal

Recent Posts

Kecamatan Gedangan Juara Umum MTQ Ke-32 Kabupaten Sidoarjo, Pemkab Siapkan 2 Tiket Umrah

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-32 Tingkat Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 tuntas pada Senin (20/7/2026) malam.…

2 hours ago

Sidoarjo Kejar STBM Paripurna, Tim Provinsi Verifikasi Sanitasi di 12 Desa

Komitmen mewujudkan lingkungan sehat dan bebas pencemaran di Kabupatan Sidoarjo terus digeber. Salah satunya melalui…

2 hours ago

Tangis Tango Membasahi Pipi, Duo Lionel Menepi, Argentina Kini Bersiap Berbenah Diri

Laga final lawan Spanyol diperkirakan menjadi panggung Piala Dunia terakhir bagi Lionel Messi dan sejumlah…

7 hours ago

Dari Korban PHK Alaves Hingga Bawa Spanyol Kuasai Jagat Raya, Takdir Gila Seorang Pak Tua Luis De la Fuente

Tak banyak yang menyangka Luis de la Fuente, pelatih  Timnas Spanyol akan menjadi sosok yang…

15 hours ago

Dikira ke Macan, Nyasar ke Maung, Peralta Resmi Jadi Senjata Baru Persib, Bursa Transfer Memanas

Bandung kembali "gaduh", tapi kali ini bukan soal euforia juara. Persib Bandung resmi mengumumkan Mariano…

15 hours ago

Les Bleus Resmi Pilih Zidane sebagai Pelatih, Kini Ayam Jantan Berkokok Lantang

Setelah 14 tahun berada di bawah komando Didier Deschamps, Timnas Prancis akhirnya memasuki babak baru.…

15 hours ago

This website uses cookies.