“Contohnya Muaythai berlangsung selama 3 hari, tapi sampai penyerahan piala para atlet masih cukup fit. Ini menunjukkan semangat berprestasi mereka masih sangat kuat,” jelasnya.
Peningkatan jumlah cabor ini dilakukan demi mempersiapkan fisik, mental, dan pengalaman atlet menuju target ambisius, yakni meraih 250 medali emas pada Porprov 2027 mendatang.
“250 bukan jumlah yang kecil, tapi memang perlu diraih dengan persiapan yang matang. Kami tetap optimis karena selama ini Surabaya konsisten jadi juara umum dan tulang punggung Jatim,” tegas Indriatno.
Dalam pelaksanaannya, Disbudporapar bekerja sama erat dengan KONI Surabaya mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan langsung di lapangan hingga akhir pekan.
“Alhamdulillah hingga saat ini berjalan lancar sesuai ekspektasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Surabaya, Arderio Hukom, menilai kualitas atlet yang bertanding sudah sesuai dengan harapan dari segi kuantitas maupun bakat.
“Kami melihat bahwa atlet-atlet yang bertanding ini ekspektasinya sesuai yang kami harapkan. Semua cabor memiliki keistimewaan masing-masing, bahkan beberapa mampu menarik ribuan peserta,” ujarnya.
Persebaya Surabaya merayakan hari jadinya yang ke-99 pada Kamis (18/6/2026) dengan mengusung semangat Persebaya untuk…
Hari jadi Persebaya Surabaya yang ke-99 dirayakan dengan penuh suka cita oleh para suporter yang…
Drama emosional berbalut ketegangan tinggi tersaji pada laga perdana Grup L Piala Dunia 2026 di…
Sebuah rekaman video yang diduga memperlihatkan dua mahasiswa melakukan perbuatan asusila di dalam ruang kelas…
Timnas Inggris menelusuri jalan pembukanya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 4-2 atas Kroasia…
Pemkot Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aspek keselamatan dan pengamanan pada proyek pembangunan saluran…
This website uses cookies.