METROTODAY, SURABAYA – Kesiapan Kota Surabaya menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 terlihat serius.
Salah satunya adalah digelarnya Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.
Ajang ini difungsikan sebagai kawah candradimuka sekaligus sarana talent scouting untuk menjaring bibit unggul.
Kabid Olahraga Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Indriatno Heryawan, menjelaskan turnamen tahun ini terasa istimewa karena jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan meningkat drastis.
“Tahun ini lebih banyak dibanding tahun sebelumnya, ada sekitar 40 cabang olahraga. Padahal di tahun sebelumnya mungkin hanya ada sekitar 5 sampai 6 cabor,” ungkap Indriatno, Senin (4/5).
Di lapangan, antusiasme atlet mulai dari tingkat junior hingga senior terlihat sangat tinggi dan meriah. Kondisi fisik pun terjaga dengan baik hingga akhir pertandingan.
METROTODAY, SURABAYA – Kesiapan Kota Surabaya menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 terlihat serius.
Salah satunya adalah digelarnya Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.
Ajang ini difungsikan sebagai kawah candradimuka sekaligus sarana talent scouting untuk menjaring bibit unggul.
Kabid Olahraga Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Indriatno Heryawan, menjelaskan turnamen tahun ini terasa istimewa karena jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan meningkat drastis.
“Tahun ini lebih banyak dibanding tahun sebelumnya, ada sekitar 40 cabang olahraga. Padahal di tahun sebelumnya mungkin hanya ada sekitar 5 sampai 6 cabor,” ungkap Indriatno, Senin (4/5).
Di lapangan, antusiasme atlet mulai dari tingkat junior hingga senior terlihat sangat tinggi dan meriah. Kondisi fisik pun terjaga dengan baik hingga akhir pertandingan.