Categories: Fair Play

Pelatih Anyar Timnas Pastikan Piala AFF Jadi Ajang Unjuk Skill Pemain Liga Domestik

METROTODAY, JAKARTA – Tantangan besar sudah langsung menyambut John Herdman begitu diperkenalkan sebagai pelatih anyar tim nasional Indonesia. Paling dekat adalah ajang Piala AFF 2026 di pertengahan tahun.

Piala AFF menjadi salah satu turnamen penting yang akan dihadapi Herdman bersama skuad Garuda. Meski hanya kompetisi di tingkat kawasan, ajang tersebut menyimpan sejumlah rintangan yang kerap tak diperhitungkan pelatih di luar Asia Tenggara.

Tantangan tersebut di antaranya karena digelar di luar kalender FIFA Matchday. Berdasar pengalaman sebelumnya, menyimpan potensi kesulitan berupa susahnya pemanggilan pemain utama.

Nah, Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Pada periode tersebut, agenda kompetisi klub di ajan domestik masing-masing, termasuk di Indonesia, sedang berjalan.

“Sulit membawa pemain tier satu dan dua untuk turnamen di Juli dan Agustus. Karena mereka memiliki komitmen dengan klubnya, juga berada di luar kalender FIFA,” ujar Herdman saat jumpa pers perkenalan dirinya di Jakarta Selasa (13/1).

Namun, dia memiliki pandangan lain. Hal itu justru bisa menjadi keuntungan baginya sebagai orang baru di sepak bola tanah air.

Pelatih asal Inggris tersebut menilai Piala AFF justru menjadi momentum untuk mengamati pemain yang bertarung di liga local. Diab isa mengukur kedalaman skuad yang tersedia untuk timnas Indonesia.

“Saya melihat turnamen di Agustus ini sebagai kesempatan bagus untuk memahami seberapa dalam kolam talenta yang dimiliki Indonesia,” imbuhnya.

Karena itu, bukan sebuah kejutan jika nantinya Herdman memanfaatkan Piala AFF untuk memanggil pemain-pemain yang berkompetisi di liga domestik. Pemain yang tidak mendapatkan kesempatan tampil pada FIFA Matchday Maret dan Juni juga akan dilirik. Menurut Herdman, Piala AFF sangat ideal bagi pelatih baru untuk membangun fondasi tim. Dia pun menilai Piala AFF serupa dengan turnamen Gold Cup di kawasan CONCACAF. Dalam turnamen semacam itu, pemain bintang biasanya sulit dilepas oleh klub.

Piala AFF 2026 akan menggunakan sistem kandang dan tandang pada fase grup secara acak. Sementara itu, babak semifinal dan final juga akan digelar dengan format kandang dan tandang. Sepanjang keikutsertaan Indonesia di Piala AFF sejak 1996, tim Merah Putih belum pernah meraih gelar juara. Prestasi terbaik Garuda adalah enam kali menjadi finalis. (*)

 

 

Anton Hadiyanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

6 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

17 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

17 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

18 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

19 hours ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

19 hours ago

This website uses cookies.