Categories: Nasional

Presiden Prabowo Undang 1200 Rektor dan Guru Besar Soshum di Istana Bahas Pendidikan

METROTODAY, JAKARTA – Ribuan akademisi dengan jas kebesaran berbagai kampus se-Indonesia berkumpul di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1). Bukan untuk berdemo, mereka memenuhi undangan khusus Presiden Prabowo Subianto dalam agenda dialog akbar yang disebut-sebut sebagai peristiwa bersejarah bagi dunia pendidikan tinggi di Tanah Air.

Sebanyak 1.200 rektor, dekan dan guru besar bidang Sosial Humaniora (Soshum) diundang Prabowo untuk berdiskusi dengan kepala negara. Langkah ini menjadi jawaban tegas atas kegelisahan para akademisi soshum yang selama ini merasa dianaktirikan dibanding bidang eksakta atau STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics).

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek), Prof. Stella Christie, menegaskan bahwa pertemuan ini adalah bentuk kepedulian nyata pemerintah. Jika tahun lalu Presiden sudah mengumpulkan pakar bidang STEM, kini giliran penjaga gawang ilmu sosial yang diajak bicara.

“Jadi, kalau ada saudara akademisi yang khawatir soshum tidak diperhatikan, itu tidak benar. Justru hari ini Bapak Presiden khusus mengumpulkan guru besar soshum,” tegas Stella di Istana Kepresidenan.

Ia menyampaikan, pertemuan itu digelar tertutup dan diisi dengan penyampaian taklimat presiden serta sesi dialog dua arah. “Presiden ingin memastikan bahwa fondasi sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045 tidak hanya kokoh secara teknis, tetapi juga kuat secara sosial dan intelektual,” paparnya.

Tak sekadar kumpul-kumpul, Stella menyampaikan bahwa pemerintah juga akan menyampaikan kabar baik bagi dunia riset. Dua kebijakan baru yang menjadi angin segar bagi para peneliti itu adalah pemerintah memutuskan menaikkan dana riset perguruan tinggi hingga 218 persen.

Kedua, mulai tahun ini, dosen atau peneliti yang memenangkan hibah riset akan mendapatkan insentif finansial langsung masuk ke kantong sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi intelektualnya.

Di tempat yang sama, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menambahkan bahwa sepekan terakhir, agenda Presiden memang sangat kental dengan urusan pendidikan.

Selain membahas kondisi geopolitik dan rencana strategis negara ke depan, Prabowo juga menaruh perhatian pada isu-isu krusial di kampus. “Kita sedang menghitung bagaimana universitas-universitas ini dapat maju dan berkualitas, tanpa memberatkan biaya bagi masyarakat atau mahasiswa,” ujar Prasetyo.

Beberapa poin krusial lain yang turut dibahas dalam dialog itu, menurut menteri asal Ngawi ini, antara lain tentang strategi mengejar kekurangan 100.000 tenaga dokter di Indonesia, efisiensi uang kuliah (UKT) sebagai upaya menekan beban biaya operasional di pendidikan tinggi agar makin terjangkau dan peningkatan sarana prasarana serta kualitas tenaga pengajar secara merata.

Hadir pula dalam pertemuan tersebut sejumlah menteri kunci seperti Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Kepala Biro Komunikasi Kepresidenan Angga Raka Prabowo, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (MT)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

6 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

10 hours ago

Jatim Segera Punya Embarkasi Baru di Bandara Dhoho Kediri, Ringankan Beban Juanda dan Asrama Haji Surabaya

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyatakan penyelenggaraan ibadah haji 2026 secara…

10 hours ago

Enam Bangli di TPU Keputih Surabaya Digusur, Lahan 1.800 Meter Persegi Dikembalikan Jadi Area Pemakaman

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya menertibkan enam bangunan liar (bangli) yang berdiri…

13 hours ago

Dari Kawasan Lokalisasi jadi Ruang Berkarya, Tangan-Tangan Kecil Membatik di Eks Gang Dolly Surabaya

Suasana hangat penuh tawa memenuhi Pasar Burung Dolly, RW 12 Kelurahan Putat Jaya, Surabaya. Dalam…

14 hours ago

Ketua Forum Pemred SMSI: Ini Tugas Baru Media Pers sebagai Kunci Tangkal Hoaks

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Pembelaan Wartawan PWI Jawa Timur Samiadji Makin Rahmat menyatakan bahwa…

16 hours ago

This website uses cookies.