Bikkhu Thudong Luar Negeri Ramaikan Waisak di Surabaya, Sebarkan Perdamaian bagi Dunia

Semuanya bermula dari lingkup terkecil, yaitu harmonisasi dalam keluarga, kemudian menyebar ke lingkungan masyarakat, hingga akhirnya membawa kedamaian bagi seluruh dunia.

Ia pun mendoakan agar perayaan Waisak ini membawa berkah, kebahagiaan, dan kedamaian tidak hanya bagi umat Buddha, namun juga dirasakan oleh seluruh lingkungan sekitar.

“Welas asih dapat dilakukan mulai dari lingkungan yang lingkup kecil, lingkungan keluarga, masyarakat, dan nanti seluruh dunia. Semoga dengan datangnya Waisak ini membawa berkah, rasa bahagia bagi umat Buddha, juga berdampak pada lingkungan sekitarnya, bersama-sama merasakan gema Waisak ini,” harapnya.

Suasana tahun ini terasa semakin istimewa dan sarat makna. Pasalnya, kawasan wilayah Timur Indonesia, termasuk Kota Surabaya, kedatangan para tamu mulia, yaitu sejumlah Bikkhu Thudong.

Mereka adalah para bhikkhu yang mengembara dari luar negeri. Kehadiran para Sangha ini disambut luar biasa hangat dan antusias.

Bahkan, sambutan hangat ini tidak hanya datang dari kalangan umat Buddha, melainkan juga masyarakat umum yang tinggal di sekitar vihara.

“Pada kesempatan tahun ini, di wilayah Timur ini disinggahi beberapa bikkhu thudong dari luar negeri. Ternyata tanggapan dan respons masyarakat, baik masyarakat Buddhis maupun masyarakat umum itu sangat besar sekali,” imbuhnya.

Puncak sakral dari seluruh rangkaian ibadah Waisak ini akan terjadi tepat pada momen yang disebut sebagai Detik-detik Waisak, yaitu saat fenomena Purnama Bulat sempurna.

Semuanya bermula dari lingkup terkecil, yaitu harmonisasi dalam keluarga, kemudian menyebar ke lingkungan masyarakat, hingga akhirnya membawa kedamaian bagi seluruh dunia.

Ia pun mendoakan agar perayaan Waisak ini membawa berkah, kebahagiaan, dan kedamaian tidak hanya bagi umat Buddha, namun juga dirasakan oleh seluruh lingkungan sekitar.

“Welas asih dapat dilakukan mulai dari lingkungan yang lingkup kecil, lingkungan keluarga, masyarakat, dan nanti seluruh dunia. Semoga dengan datangnya Waisak ini membawa berkah, rasa bahagia bagi umat Buddha, juga berdampak pada lingkungan sekitarnya, bersama-sama merasakan gema Waisak ini,” harapnya.

Suasana tahun ini terasa semakin istimewa dan sarat makna. Pasalnya, kawasan wilayah Timur Indonesia, termasuk Kota Surabaya, kedatangan para tamu mulia, yaitu sejumlah Bikkhu Thudong.

Mereka adalah para bhikkhu yang mengembara dari luar negeri. Kehadiran para Sangha ini disambut luar biasa hangat dan antusias.

Bahkan, sambutan hangat ini tidak hanya datang dari kalangan umat Buddha, melainkan juga masyarakat umum yang tinggal di sekitar vihara.

“Pada kesempatan tahun ini, di wilayah Timur ini disinggahi beberapa bikkhu thudong dari luar negeri. Ternyata tanggapan dan respons masyarakat, baik masyarakat Buddhis maupun masyarakat umum itu sangat besar sekali,” imbuhnya.

Puncak sakral dari seluruh rangkaian ibadah Waisak ini akan terjadi tepat pada momen yang disebut sebagai Detik-detik Waisak, yaitu saat fenomena Purnama Bulat sempurna.

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait