Categories: Chindo

Jadi Simbol Kemakmuran untuk Rayakan Imlek, Produsen Kue Keranjang di Surabaya Ramai Pesanan

METROTODAY, SURABAYA – Kue keranjang menjadi primadona masyarakat yang akan merayakan Imlek pada tahun Kuda Api. Karena itu, jumlah order atau pemesanannya meningkat signifikan sejak awal Januari lalu.

Seperti yang dialami pembuat kue keranjang rumahan, Kie Lidyana, di Jalan Kalidami IX Surabaya. Mereka mampu membuat lebih dari 300 kue keranjang setiap hari.

Pemilik Kie Lidyana, Feri Andrea, mengungkapkan bahwa pemesanan telah mencapai total 3.000 buah kue keranjang hingga saat ini dengan harga mulai dari Rp 10 ribu untuk isi dua hingga Rp 35 ribu untuk isi empat. Hingga nanti menjelang perayaan Imlek pada 17 Februari, masih ada pelanggan yang memesan kue keranjang.

“Rata rata yang membeli dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang dan luar pulau. Dibandingkan hari biasa, pemesanan di bawah 200 kotak per harinya. Kalau hari hari ini (momen Imlek) bisa 300 lebih kotak,” tutur Feri Andrea, Minggu (1/2).

Dengan mempekerjakan lima pegawai, produksi harus dilakukan secara ekstra mulai pagi hingga malam untuk memenuhi permintaan pelanggan. Menurut Feri, sebagian pembeli mengonsumsi kue keranjang sebagai suguhan di rumah. Sedangkan yang lain untuk dijual kembali. “Yang dijual lagi, biasanya dititipkan di pasar tradisional atau supermarket,” tukasnya.

Kue keranjang produksi Kie Lidyana terbuat dari tepung ketan, gula pasir, dan caramel. Meskipun banyak pemesan, Feri mengaku penjualan tahun ini sedikit menurun dibandingkan pada tahun lalu akibat kenaikan harga bahan baku. “Tahun ini agak sepi, karena bahan mahal seperti tepung dan gula juga naik,” ungkapnya.

Feri mengungkapkan, kue keranjang biasa menjadi santapan di Hari Raya Imlek karena dipercaya membawa keberuntungan dan rezeki. Ia juga memiliki makna simbolis dalam perayaan Imlek sebagai perekat persaudaraan.

“Kue keranjang saat memperingati Imlek bisa mengikat tali persaudaraan. Legitnya manis untuk kemakmuran dan keharmonisan,” kata Feri.

Produsen kue keranjang Kie Lidyana saat ini telah berdiri selama 17 tahun dengan Kie Lidyana sendiri adalah orang tua Feri yang masih turut membantu dalam proses pembuatan. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

6 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

17 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

17 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

18 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

19 hours ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

19 hours ago

This website uses cookies.