Polisi Dalami Insiden Pengeroyokan dan Penusukan Pengendara Zenix di Jembatan Nginden

METROTODAY, SURABAYA – Terduga pelaku penusukan yang menceburkan diri ke sungai di bawah Jembatan Nginden Surabaya terpantau masih belum ditemukan sampai Jumat (30/10) malam.

Terduga pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap RDR, 23, Kamis (29/10) malam, berawal dari perselisihan antara dua pengendara mobil di Jalan Panjang Jiwo yang kemudian berlanjut menjadi keributan di sekitar Jembatan Nginden sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban yang mengemudikan Toyota Innova Zenix mengalami luka robek di kepala dan dislokasi kaki kanan karena dikeroyok para pelaku lalu dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menjelaskan bahwa rangkaian kejadian keributan yang berujung penganiayaan berawal dari perilaku pengendara mobil Avanza yang mengemudikan mobil dengan ugal ugalan dan diduga dalam kondisi mabuk.

“Karena dinilai membahayakan, pengendara Innova Zenix menegur pengendara Avanza. Namun karena pengendara Avanza diduga dalam keadaan mabuk, mereka tidak terima dan terjadilah perselisihan,” jelas Luthfie, Jumat (30/10).

Salah seorang dari rombongan Avanza mengeluarkan pisau dan menusuk korban. Setelah melakukan penusukan dan diamuk massa, pelaku memilih melarikan diri dengan cara terjun ke sungai Jagir.

“Setelah menusuk korban dan diamuk massa, pelaku kemudian melarikan diri dengan cara terjun ke Kali Jagir,” tutur Luthfi.

Ia menyampaikan bahwa kondisi arus sungai saat kejadian cukup deras dengan kedalaman sekitar delapan meter dan diduga pelaku tidak bisa berenang.

Hingga saat ini operasi pencarian masih berlangsung dan belum ada laporan penemuan terduga pelaku.

Sementara itu, tiga orang terkait peristiwa tersebut sedang diperiksa sebagai saksi di Satreskrim Polrestabes Surabaya. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Terduga pelaku penusukan yang menceburkan diri ke sungai di bawah Jembatan Nginden Surabaya terpantau masih belum ditemukan sampai Jumat (30/10) malam.

Terduga pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap RDR, 23, Kamis (29/10) malam, berawal dari perselisihan antara dua pengendara mobil di Jalan Panjang Jiwo yang kemudian berlanjut menjadi keributan di sekitar Jembatan Nginden sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban yang mengemudikan Toyota Innova Zenix mengalami luka robek di kepala dan dislokasi kaki kanan karena dikeroyok para pelaku lalu dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menjelaskan bahwa rangkaian kejadian keributan yang berujung penganiayaan berawal dari perilaku pengendara mobil Avanza yang mengemudikan mobil dengan ugal ugalan dan diduga dalam kondisi mabuk.

“Karena dinilai membahayakan, pengendara Innova Zenix menegur pengendara Avanza. Namun karena pengendara Avanza diduga dalam keadaan mabuk, mereka tidak terima dan terjadilah perselisihan,” jelas Luthfie, Jumat (30/10).

Salah seorang dari rombongan Avanza mengeluarkan pisau dan menusuk korban. Setelah melakukan penusukan dan diamuk massa, pelaku memilih melarikan diri dengan cara terjun ke sungai Jagir.

“Setelah menusuk korban dan diamuk massa, pelaku kemudian melarikan diri dengan cara terjun ke Kali Jagir,” tutur Luthfi.

Ia menyampaikan bahwa kondisi arus sungai saat kejadian cukup deras dengan kedalaman sekitar delapan meter dan diduga pelaku tidak bisa berenang.

Hingga saat ini operasi pencarian masih berlangsung dan belum ada laporan penemuan terduga pelaku.

Sementara itu, tiga orang terkait peristiwa tersebut sedang diperiksa sebagai saksi di Satreskrim Polrestabes Surabaya. (ahm)

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait