METROTODAY, MIAMI – Timnas Brasil memamerkan status mereka sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026 setelah membekap Skotlandia dengan skor 3-0 pada laga terakhir Grup C di Miami Stadium, Rabu (24/6) waktu setempat.
Dua gol Vinicius Junior dan satu gol Matheus Cunha memastikan Selecao melaju ke babak 32 besar sebagai juara grup dengan tujuh poin.
Pertandingan praktis berjalan sesuai scenario yang diinginkan pelatih Carlo Ancelotti. Brasil langsung memilih menyerang sejak menit awal dan membuka keunggulan saat laga baru berjalan tujuh menit.
Vinicius Junior memanfaatkan celah di lini belakang Skotlandia untuk menaklukkan Angus Gunn.
Dominasi Brasil berlanjut hingga penghujung babak pertama ketika bintang Real Madrid tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor, membuat Skotlandia terkapar 2-0 sebelum jeda babak pertama.
Skotlandia sebenarnya berupaya memberikan perlawanan melalui semangat jaung militant khas mereka. Namu rapatnya pertahanan Brasil yang dibangun Marquinhos dan Gabriel Magalhaes membuat The Tartan Army (julukan Skotlandia) kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Pada babak kedua, Matheus Cunha memperbesar keunggulan menjadi 3-0 setelah menerima umpan terobosan Bruno Guimaraes yang mencatat dua asis dalam pertandingan ini.
Dikutip dari NBC Sports, perhatian spesial malam itu tertuju pada menit ke-76 ketika Neymar akhirnya kembali mengenakan seragam Brasil dalam pertandingan internasional resmi. Winger berusia 34 tahun tersebut masuk menggantikan Matheus Cunha dan disambut gemuruh puluhan ribu pendukung Selecao di stadion.
Momen itu menjadi pertama bagi Neymar bersama tim nasional sejak Oktober 2023, sekaligus mengakhiri penantian hampir tiga tahun atau sekitar 981 hari akibat rentetan cedera yang menghambat karier internasionalnya.
Meski hanya bermain sekitar 15 menit, Neymar langsung menunjukkan sentuhannya. Beberapa kali ia terlibat dalam kombinasi serangan dan nyaris menciptakan asis.
Kehadirannya memberi suasana berbeda pada permainan Brasil yang selama fase grup lebih banyak bertumpu pada Vinicius Junior dan Matheus Cunha.
Di tengah euphoria kembalinya Neymar, Vinicius Junior kembali mendapatkan atensi. Dua golnya ke gawang Skotlandia membuat koleksi gol sang penyerang menjadi empat gol sepanjang turnamen.
Reuters mencatat pemain berusia 25 tahun itu kini sejajar dengan Kylian Mbappe dan Erling Haaland dalam daftar pencetak gol terbanyak sementara, hanya terpaut satu gok dari Lionel Messi.
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti sebelumnya memang mengonfirmasi Neymar telah berlatih dengan baik dan siap membantu tim setelah pulih dari cedera betis.
Namun pelatih berkebangsaan Italia itu juga mengingatkan bahwa Brasil kini memiliki banyak opsi penyerang sehingga tidak perlu terburu-buru membebani sang bintang. Pendekatan tersebut terbukti efektif karena Brasil tetap tampil dominan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada Neymar. (ezaar/mt)

