METROTODAY, SURABAYA – Pemerintah Indonesia terus mewujudkan rencana besar pembangunan Kampung Haji sebagai tempat tinggal khusus bagi jemaah Indonesia selama melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Pembangunan dilakukan secara bertahap dan hasil pertamanya sudah dapat dinikmati dalam waktu dekat.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Prof. Muhadjir Effendy, menyampaikan bahwa saat ini sudah ada tiga gedung hunian yang pengelolaannya telah diambil alih oleh Danantara.
Ketiga bangunan tersebut direncanakan sudah dapat digunakan mulai tahun depan dengan daya tampung mencapai sekitar 1.600 orang.
“Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa digunakan tower yang sudah diambil alih oleh Danantara. Ada tiga gedung yang mampu menampung sekitar 1.600 jemaah. Ini menjadi langkah awal dari upaya pembangunan Kampung Haji yang telah lama direncanakan,” tegasnya saat ditemui di Surabaya, Kamis (30/4).
Pembangunan kawasan yang lebih luas juga terus berlanjut dan kini memasuki tahap pembebasan lahan. Dari total rencana lahan seluas 84.000 hektare, saat ini sebanyak 54 hektare sudah selesai proses pembebasannya.
METROTODAY, SURABAYA – Pemerintah Indonesia terus mewujudkan rencana besar pembangunan Kampung Haji sebagai tempat tinggal khusus bagi jemaah Indonesia selama melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Pembangunan dilakukan secara bertahap dan hasil pertamanya sudah dapat dinikmati dalam waktu dekat.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Prof. Muhadjir Effendy, menyampaikan bahwa saat ini sudah ada tiga gedung hunian yang pengelolaannya telah diambil alih oleh Danantara.
Ketiga bangunan tersebut direncanakan sudah dapat digunakan mulai tahun depan dengan daya tampung mencapai sekitar 1.600 orang.
“Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa digunakan tower yang sudah diambil alih oleh Danantara. Ada tiga gedung yang mampu menampung sekitar 1.600 jemaah. Ini menjadi langkah awal dari upaya pembangunan Kampung Haji yang telah lama direncanakan,” tegasnya saat ditemui di Surabaya, Kamis (30/4).
Pembangunan kawasan yang lebih luas juga terus berlanjut dan kini memasuki tahap pembebasan lahan. Dari total rencana lahan seluas 84.000 hektare, saat ini sebanyak 54 hektare sudah selesai proses pembebasannya.