Menurut Prof. Muhadjir, mewujudkan rencana ini bukanlah hal yang mudah. Sebelumnya, peraturan di Arab Saudi tidak mengizinkan kepemilikan aset properti oleh negara asing.
Namun berkat upaya diplomasi yang kuat yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia, peraturan tersebut akhirnya disesuaikan khusus untuk proyek ini.
“Ini adalah visi besar Presiden yang patut kita hargai. Selama 40 tahun hal ini hanya menjadi mimpi, baru mulai dijalankan saat pemerintahan Presiden Joko Widodo dan kini diteruskan oleh Presiden Prabowo Subianto. Bahkan pemerintah Arab Saudi juga menunjukkan dukungan yang besar dengan bersedia mengubah peraturan mereka. Persetujuan ini didapatkan berkat hubungan baik dan komunikasi yang erat antara pimpinan kedua negara,” pungkasnya. (ahm)
Menurut Prof. Muhadjir, mewujudkan rencana ini bukanlah hal yang mudah. Sebelumnya, peraturan di Arab Saudi tidak mengizinkan kepemilikan aset properti oleh negara asing.
Namun berkat upaya diplomasi yang kuat yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia, peraturan tersebut akhirnya disesuaikan khusus untuk proyek ini.
“Ini adalah visi besar Presiden yang patut kita hargai. Selama 40 tahun hal ini hanya menjadi mimpi, baru mulai dijalankan saat pemerintahan Presiden Joko Widodo dan kini diteruskan oleh Presiden Prabowo Subianto. Bahkan pemerintah Arab Saudi juga menunjukkan dukungan yang besar dengan bersedia mengubah peraturan mereka. Persetujuan ini didapatkan berkat hubungan baik dan komunikasi yang erat antara pimpinan kedua negara,” pungkasnya. (ahm)