METROTODAY, SURABAYA – Rasa lega dan bangga tak bisa disembunyikan oleh pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, usai anak asuhnya meraih kemenangan penting di markas Malut United.
Hasil positif ini sekaligus menjadi obat manjur untuk menghentikan tren negatif Bajol Ijo yang sebelumnya telah menelan dua kekalahan beruntun.
Pertandingan pekan ke-29 Super League 2025/26 berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4) malam.
Tampil dengan strategi yang efektif, Persebaya berhasil membawa pulang tiga poin penuh lewat kemenangan dengan skor 0-2.
Kedua gol kemenangan baru tercipta di babak kedua. Milos Raickovic membuka keunggulan pada menit ke-73 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti, memanfaatkan umpan dari Bruno Paraiba.
Memasuki masa injury time, Francisco Rivera memastikan kemenangan setelah menyambar umpan matang Riyan Ardiansyah di menit 90+1.
Selepas laga, coach Tavares memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemain yang mampu menampilkan organisasi permainan yang solid dari awal hingga akhir pertandingan.
“Secara permainan, saya melihat tim tampil sangat baik, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola. Para pemain menunjukkan sikap dan mentalitas yang bagus. Kami menciptakan banyak peluang, terutama di babak kedua,” ujar Tavares, Jumat (24/4).
Dalam statistik pertandingan, Persebaya memang tidak mendominasi penguasaan bola dengan catatan hanya 47 persen, serta melepaskan delapan tembakan dengan tiga di antaranya tepat sasaran dan berbuah dua gol.
Sebaliknya, Malut United lebih unggul dalam penguasaan bola mencapai 53 persen dan melepaskan 13 tembakan, namun gagal mencetak gol.
Tuan rumah sebenarnya sempat merayakan gol terlebih dahulu, namun keputusan wasit berubah setelah dilakukan pengecekan Video Assistant Referee (VAR).
Gol tersebut akhirnya dianulir karena terdeteksi adanya pelanggaran handball dalam proses terjadinya gol.
Tavares mengakui timnya sempat mendapat tekanan berat, terutama di babak pertama, namun para pemain mampu tetap fokus dan menjaga kekompakan pertahanan.
“Di pertandingan ini, kami sempat menghadapi beberapa situasi transisi di babak pertama yang membuat pertahanan kurang optimal. Bahkan ada satu momen di mana lawan mencetak gol, tetapi akhirnya dianulir,” jelasnya.
Kemenangan ini dinilai sangat krusial bagi kondisi psikologis tim. Setelah dua hasil buruk sebelumnya, tiga poin ini menjadi suntikan kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan para pemain.
“Saya melihat para pemain sangat senang dengan hasil ini, apalagi setelah dua pertandingan sebelumnya tidak berjalan baik. Secara mental, mereka memang membutuhkan momen seperti ini,” tegas pelatih asal Portugal tersebut.
Ia menegaskan bahwa kemenangan ini adalah buah dari kerja keras seluruh elemen tim yang telah diperlihatkan di lapangan hijau.
“Saya pikir para pemain pantas mendapatkan hasil ini. Saya sangat senang karena seluruh tim layak merasakan kebahagiaan atas kerja keras yang mereka tunjukkan di lapangan,” pungkasnya. (ahm)

