Dikontrak 3 Tahun Latih Macan Kemayoran, Shin Tae-yong: Gue Persija, Gue Champion!

METROTODAY, JAKARTA – Shin Tae-yong kembali ke Indonesia. Bukan untuk melatih tim nasional. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menukangi Persija Jakarta menghadapi musim Super League 2026/2027.

Pengumuman Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala tim Macan Kemayoran digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026). Kedatangannya sekaligus mengakhiri era Mauricio Souza yang sebelumnya menangani tim ibu kota tersebut.

Persija memberikan kontrak panjang berdurasi tiga tahun kepada Shin Tae-yong. Itu sekaligus sebagai bagian dari proyek jangka panjang untuk mengembalikan Persija kembali ke jalur juara.

Musim lalu Persija menutup kompetisi di posisi ketiga klasemen akhir dengan raihan 71 poin. Hasil tersebut dianggap belum memenuhi ekspektasi manajemen sehingga terjadi perubahan besar di kursi kepelatihan.

Presiden Persija, Mohammad Prapanca, mengungkapkan bahwa proses pencarian pelatih baru telah dimulai sejak kompetisi memasuki fase-fase akhir musim. Manajemen menilai Persija membutuhkan sosok dengan pengalaman, disiplin kuat, dan kemampuan membangun tim untuk memenuhi target lebih tinggi pada musim mendatang.

“Semoga pilihan kita ini menjadi titik balik untuk masa depan Persija,” ujar Prapanca dalam acara perkenalan pelatih baru Persija di JIS.

Pernyataan tersebut menegaskan besarnya harapan pihak internal Persija Jakarta terhadap pelatih yang pernah menangani Timnas Indonesia selama lima tahun tersebut.

Dalam sesi perkenalan, Shin Tae-yong menunjukkan rasa optimisme tinggi terhadap proyek yang ditawarkan manajemen Persija. Bahkan, ia juga menyampaikan slogan yang langsung mendapat sambutan meriah dari Jakmania.

“Gue Persija, gue champion,” ujar Shin Tae-yong di hadapan awak media dan suporter yang hadir dalam acaara peresmian tersebut.

Shin juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mulai berdiskusi dengan Prapanca mengenai kebutuhan skuad untuk musim depan. Menurutnya, perubahan komposisi pemain lokal kemungkinan masih akan terus berlanjut demi membangun tim sesuai filosofi permainannya.

“Saat ini kami sedang dalam diskusi mengenai skuad dengan Pak Prapanca. Anda dapat melihat nanti bahwa pemain asing kemungkinan akan banyak berubah,” kata Shin Tae-yong. Meski demikian, ia meyakinkan mayoritas pemain lokal Persija akan tetap dipertahankan sebagai fondasi utama tim.

Salah satu transfer yang telah dikonfirmasi adalah kehadiran pemain terbaik Super League 2025/2026, Mariano Peralta. Shin Tae-yong mengaku senang mendengar bahwa sayap asal Argentina tersebut telah mencapai kesepakatan dengan Persija dan siap menjadi bagian dari proyek barunya di ibu kota.

Di luar perekrutan Peralta, Persija juga dikabarkan menyiapkan anggaran transfer yang sangat fantastis untuk menyambut era Shin Tae-yong. Sejumlah laporan media nasional menyebut klub kebanggaan Jakmania itu berpotensi mengalokasikan dana hingga Rp 545 miliar untuk memperkuat skuad musim 2026/2027.

Dana tersebut disebut akan digunakan untuk mendatangkan pemain asing berkualitas, mempertahankan pemain inti, serta memperdalam beberapa posisi yang menjadi prioritas pelatih baru. Namun, hingga kini manajemen Persija belum memberikan rincian resmi mengenai nominal anggaran internal mereka. (ezaar)

METROTODAY, JAKARTA – Shin Tae-yong kembali ke Indonesia. Bukan untuk melatih tim nasional. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menukangi Persija Jakarta menghadapi musim Super League 2026/2027.

Pengumuman Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala tim Macan Kemayoran digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026). Kedatangannya sekaligus mengakhiri era Mauricio Souza yang sebelumnya menangani tim ibu kota tersebut.

Persija memberikan kontrak panjang berdurasi tiga tahun kepada Shin Tae-yong. Itu sekaligus sebagai bagian dari proyek jangka panjang untuk mengembalikan Persija kembali ke jalur juara.

Musim lalu Persija menutup kompetisi di posisi ketiga klasemen akhir dengan raihan 71 poin. Hasil tersebut dianggap belum memenuhi ekspektasi manajemen sehingga terjadi perubahan besar di kursi kepelatihan.

Presiden Persija, Mohammad Prapanca, mengungkapkan bahwa proses pencarian pelatih baru telah dimulai sejak kompetisi memasuki fase-fase akhir musim. Manajemen menilai Persija membutuhkan sosok dengan pengalaman, disiplin kuat, dan kemampuan membangun tim untuk memenuhi target lebih tinggi pada musim mendatang.

“Semoga pilihan kita ini menjadi titik balik untuk masa depan Persija,” ujar Prapanca dalam acara perkenalan pelatih baru Persija di JIS.

Pernyataan tersebut menegaskan besarnya harapan pihak internal Persija Jakarta terhadap pelatih yang pernah menangani Timnas Indonesia selama lima tahun tersebut.

Dalam sesi perkenalan, Shin Tae-yong menunjukkan rasa optimisme tinggi terhadap proyek yang ditawarkan manajemen Persija. Bahkan, ia juga menyampaikan slogan yang langsung mendapat sambutan meriah dari Jakmania.

“Gue Persija, gue champion,” ujar Shin Tae-yong di hadapan awak media dan suporter yang hadir dalam acaara peresmian tersebut.

Shin juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mulai berdiskusi dengan Prapanca mengenai kebutuhan skuad untuk musim depan. Menurutnya, perubahan komposisi pemain lokal kemungkinan masih akan terus berlanjut demi membangun tim sesuai filosofi permainannya.

“Saat ini kami sedang dalam diskusi mengenai skuad dengan Pak Prapanca. Anda dapat melihat nanti bahwa pemain asing kemungkinan akan banyak berubah,” kata Shin Tae-yong. Meski demikian, ia meyakinkan mayoritas pemain lokal Persija akan tetap dipertahankan sebagai fondasi utama tim.

Salah satu transfer yang telah dikonfirmasi adalah kehadiran pemain terbaik Super League 2025/2026, Mariano Peralta. Shin Tae-yong mengaku senang mendengar bahwa sayap asal Argentina tersebut telah mencapai kesepakatan dengan Persija dan siap menjadi bagian dari proyek barunya di ibu kota.

Di luar perekrutan Peralta, Persija juga dikabarkan menyiapkan anggaran transfer yang sangat fantastis untuk menyambut era Shin Tae-yong. Sejumlah laporan media nasional menyebut klub kebanggaan Jakmania itu berpotensi mengalokasikan dana hingga Rp 545 miliar untuk memperkuat skuad musim 2026/2027.

Dana tersebut disebut akan digunakan untuk mendatangkan pemain asing berkualitas, mempertahankan pemain inti, serta memperdalam beberapa posisi yang menjadi prioritas pelatih baru. Namun, hingga kini manajemen Persija belum memberikan rincian resmi mengenai nominal anggaran internal mereka. (ezaar)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait