10 March 2026, 19:03 PM WIB

Pura Agung Jagat Karana Gelar Ngaturan Ngayah Persiapan Nyepi di Surabaya

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Persiapan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi 1947 Saka mulai bergeliat di Pura Agung Jagat Karana, Surabaya. Ratusan umat Hindu dari berbagai penjuru kota turun dalam kegiatan ngaturan ngayah atau kerja bakti massal.

Seluruh persiapan sarana dan prasarana di upacara terdekat, yakni Melasti pada pekan depan dipastikan siap.

Persiapan Melasti di pura tersebut meliputi pembersihan area pura dan lain sebagainya dimulai sejak pagi. Mulai membersihkan bangunan fisik, membuat tempat banten atau sesajen hingga lain sebagainya.

Menurut Ketua Panitia Melasti I Gusti Gede Sudarmawan, antusiasme umat Hindu Surabaya dalam menyambut rangkaian Nyepi tahun ini cukup tinggi. Seluruh umat, lintas usia terlibat di masing-masing tugasnya.

”Pas Minggu juga, jadi semua terlibat. Mulai pengurus sektor, karang taruna sampai yang anak-anak juga dilibatkan,” ujar Sudarmawan, Senin (9/3).

WhatsApp Image 2026-03-09 at 20.20.41 (1)
Persiapan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi 1947 Saka mulai bergeliat di Pura Agung Jagat Karana, Surabaya. (Foto: Ahmad/Metrotoday)

Ia menambahkan, di momen ngaturan ngayah itu, umat dibagi ke dalam beberapa bidang kerja.

Mulai dari bidang wewangunan yang bertugas menyiapkan hiasan dan dekorasi pura. Sementara bidang serati fokus mempersiapkan banten atau sesajen untuk keperluan upacara. Sudarmawan menjelaskan, koordinasi umat dilakukan melalui ketua sektor di masing-masing kecamatan se-Surabaya.

”Semua ini bagian dari rangkaian Nyepi dan Tahun Baru Caka,” jelasnya. Rangkaian Nyepi di Surabaya terdiri atas beberapa tahapan. Diawali dengan upacara Matur Pinaringan. Lalu dilanjutkan kegiatan ngayah dan persiapan sarana upacara.

Kemudian puncak prosesi Melasti sebagai ritual penyucian diri dan alam semesta. Setelah Melasti, umat akan menjalani Tawur Kesanga disertai pawai ogoh-ogoh, sebelum akhirnya memasuki Catur Brata Penyepian pada Hari Raya Nyepi.

”Usai Nyepi, baru berlanjut piodalan atau hari jadi pura di Pura Agung Jagat Karana,” pungkasnya. (ahm)

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Persiapan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi 1947 Saka mulai bergeliat di Pura Agung Jagat Karana, Surabaya. Ratusan umat Hindu dari berbagai penjuru kota turun dalam kegiatan ngaturan ngayah atau kerja bakti massal.

Seluruh persiapan sarana dan prasarana di upacara terdekat, yakni Melasti pada pekan depan dipastikan siap.

Persiapan Melasti di pura tersebut meliputi pembersihan area pura dan lain sebagainya dimulai sejak pagi. Mulai membersihkan bangunan fisik, membuat tempat banten atau sesajen hingga lain sebagainya.

Menurut Ketua Panitia Melasti I Gusti Gede Sudarmawan, antusiasme umat Hindu Surabaya dalam menyambut rangkaian Nyepi tahun ini cukup tinggi. Seluruh umat, lintas usia terlibat di masing-masing tugasnya.

”Pas Minggu juga, jadi semua terlibat. Mulai pengurus sektor, karang taruna sampai yang anak-anak juga dilibatkan,” ujar Sudarmawan, Senin (9/3).

WhatsApp Image 2026-03-09 at 20.20.41 (1)
Persiapan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi 1947 Saka mulai bergeliat di Pura Agung Jagat Karana, Surabaya. (Foto: Ahmad/Metrotoday)

Ia menambahkan, di momen ngaturan ngayah itu, umat dibagi ke dalam beberapa bidang kerja.

Mulai dari bidang wewangunan yang bertugas menyiapkan hiasan dan dekorasi pura. Sementara bidang serati fokus mempersiapkan banten atau sesajen untuk keperluan upacara. Sudarmawan menjelaskan, koordinasi umat dilakukan melalui ketua sektor di masing-masing kecamatan se-Surabaya.

”Semua ini bagian dari rangkaian Nyepi dan Tahun Baru Caka,” jelasnya. Rangkaian Nyepi di Surabaya terdiri atas beberapa tahapan. Diawali dengan upacara Matur Pinaringan. Lalu dilanjutkan kegiatan ngayah dan persiapan sarana upacara.

Kemudian puncak prosesi Melasti sebagai ritual penyucian diri dan alam semesta. Setelah Melasti, umat akan menjalani Tawur Kesanga disertai pawai ogoh-ogoh, sebelum akhirnya memasuki Catur Brata Penyepian pada Hari Raya Nyepi.

”Usai Nyepi, baru berlanjut piodalan atau hari jadi pura di Pura Agung Jagat Karana,” pungkasnya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait